PUBLIKKALTIM.COM – Sebagai upaya untuk memutus rantai kemiskinan di Kota Tepian, Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan.
Karena menurutnya, pendidikan adalah kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan.
Ia menegaskan bahwa pendidikan menjadi modal utama bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup dan keluar dari kemiskinan.
Untuk itu, Iswandi menekankan agar pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam kebijakan pemerintah.
Politisi PDIP ini juga mendorong pemerintah untuk memastikan anggaran pendidikan tetap optimal guna mendukung akses dan kualitas pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Yang bisa memutus rantai kemiskinan itu pendidikan, nggak ada yang lain lagi. Dari saya kecil, itu yang saya yakini,” ujar Iswandi.
Ia meyakini tanpa pendidikan, tidak akan ada perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat.
Sehingga Iswandi berharap, kualitas SDM di Samarinda semakin meningkat, agar angka kemiskinan dapat ditekan secara signifikan.
Oleh karena itu, ia menolak keras pemotongan anggaran pendidikan dan menegaskan bahwa sektor ini harus tetap menjadi prioritas pemerintah.
“Nggak mau lagi itu ada potongan-potongan (anggaran pendidikan) dan lain sebagainya,” pungkasnya.
Sebagai informasi, data terbaru menunjukkan sekitar 299 keluarga atau 0,17 persen dari 1.502 jiwa di Samarinda hidup dalam kategori kemiskinan ekstrem pada 2024. (advertorial)