PUBLIKKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Melalui uji laboratorium, empat warga Balikpapan yang terindikasi virus corona yang diisolasi di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan dinyatakan negatif virus corona.
Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyampaikan kepada awak media bahwa dua dari empat pasien yang terindikasi telah dinyatakan negatif virus corona dari hasil laboratorium di Kementerian Kesehatan RI.
“Ya alhamdulillah, kita dapat informasi dari Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mengonfirmasi bahwa dua pasien kemarin negatif (corona),” kata Rahmad ditemui setelah acara Pelantikan Pengurus Kota Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia di Gelora Patra Balikpapan, Kamis (5/3/2020).
Dari dua pasien yang sudah terungkap, dua pasien lainnya masih menunggu hasil tes dan dibutuhkan waktu dua hari lagi untuk mendapatkan hasilnya.
“Dua pasien lainnya itu mungkin 1-2 hari lagi (hasil tes keluar),” ujarnya.
Dua pasien yang telah dinyatakan negatif virus corona itu, dapat beraktivitas kembali seperti semula dengan terus menjaga kesehatan dan terus menjalankan hidup sehat.
“Yang pasti penyembuhan, artinya kalau dia sembuh ya dia bisa beraktivitas seperti biasa, kalau orang sakit walaupun dipaksa keluar kan gak bisa juga keluar,” katanya.
Rahmad Mas’ud juga mengimbau kepada warga, masker itu bukan syarat utama pencegahan virus corona, melainkan tetap menjaga kebersihan dan hidup sehat secara jasmani.
“Syarat utama adalah pola hidup sehat, jaga kebersihan kita, hindari tempat-tempat kerumunan masa karena kita tidak tahu jika ada yang sakit,” ujarnya.
Pemerintah kota bersama gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) rutin menggelar sosialisasi akan hidup sehat yang telah dilakukan sedari dulu.
“Dari dulu, dari sebelum ada virus corona, pemerintah melalui Germas telah dilaksanakan di sekolah-sekolah, paguyuban, dan tempat-tepat lain. Serta selalu mengimbau hidup sehat, cuci tangan sebelum makan,” pungkasnya. (*)