Dalami Kasus Korupsi Bupati AGM, KPK Periksa 4 Orang Saksi Rekanan Swasta

oleh -
Ilustrasi KPK

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan kepada 4 orang saksi. Kali ini, ke-4 saksi yang merupakan rekanan swasta itu diperiksa di kantor KPK RI, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (3/2/2022).

Kasus dugaan suap terkait kegiatan pengadaan barang dan jasa serta perizinan yang menjadikan eks Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Abdul Gafur Mas’ud atau AGM sebagai tersangka itu terus berlanjut.

Seperti yang diketahui, pada Senin (31/1/2022) kemarin, penyidik KPK telah melakukan pemeriksaan kepada 4 saksi lainnya yang merupakan pejabat dilingkar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU.

“Hari ini (3/2/2022) pemeriksaan saksi dan perkara TPK kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur tahun 2021-2022, untuk tersangka AGM,” kata Ali Fikri Jubir KPK dalam keterangan tertulisnya.

Lanjut dikatakan Ali Fikri, 2 di antara 4 saksi rekanan swasta yang diperiksa berstatus direktur perusahaan, berikut daftarnya :

1. Athalia Ariella Aubry, Direktur PT Aubry True Energi.

2. Jonet Budiarto, Direktur Operasional PT. Waru Kaltim Plantation.

3. Nurul Ikhwan, Legal Area PT. Waru Kaltim Plantation.

4. Amin Guna Raharja, Legal Area PT. Waru Kaltim Plantation.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK RI, jl. Kuningan Persada Kav. 4, Setia Budi Jakarta Selatan atas nama sbb,” singkatnya.

BERITA LAINNYA :  Cedera Tangan Usai Kecelakaan, Ganjar Pranowo Baru Selesai Operasi

Diketahui sebelumnya, AGM ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan pada Rabu (12/1/2022) di Jakarta.

Dalam konferensi pers KPK, Kamis malam, (13/1/2022) yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube KPK RI, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata sebutkan bahwa kegiatan tangkap tangan itu berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi.

Tindak pidana korupsi itu berupa penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara atau yang mewakili.

Alexander Marwata katakan bahwa adanya dugaan penerimaan hadiah atau janji itu terkait kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2021-2022.

“Dalam kegiatan tangkap tangan ini, Tim KPK telah mengamankan 11 orang pada Rabu tanggal 12 Januari 2022 sekitar jam 19.00 wib malam di wilayah DKI Jakarta dan wilayah Kalimantan Timur,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

(*)