DLH Samarinda Tutup Sementara Taman Bebaya di Tepian Sungai Mahakam, Imbas Serangan Ulat Bulu

oleh -
oleh
Suasana Taman Bebaya di Jalan Slamet Riyadi

PUBLIKKALTIM.COM – Ulat bulu telah mengganggu kenyamanan masyarakat yang berkunjung ke Taman Bebaya di Tepian Sungai Mahakam, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang.

Akibatnya, Taman Bebaya tersebut kini ditutup sementara sejak Selasa (7/11/2023).

Di pintu masuk taman, terpasang spanduk bertuliskan ‘TAMAN INI DITUTUP SEMENTARA’

Salah satu petugas Taman Bebaya, Andi mengungkapkan, sesuai dengan arahan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk sementara waktu masyarakat tidak diperbolehkan masuk ke area taman, dengan alasan apapun.

“Betul, jadi untuk sementara kita imbau agar masyarakat menjauhi area tepi taman demi keamanan bersama,” ujar Andi.

Sementara itu, Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah membenarkan penutupan sementara Taman Bebaya ini.

Penutupan taman ini akan berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan.

Hal ini dilakukan setelah pihak DLH melakukan penyemprotan insektisida ulang untuk mengatasi serangan ulat bulu.

BERITA LAINNYA :  Sulap Sampah Jadi Barang Bernilai Ekonomis, Pemkot Samarinda Akan Jalin Kerja Sama dengan PT Serra Industrial Group

“Kami melakukan sterilisasi area untuk sementara waktu,” jelasnya.

Mengenai kapan taman ini akan dibuka kembali, Endang menyatakan bahwa keputusan akan bergantung pada hasil pemantauan pasca-penyemprotan dan sterilisasi.

“Jika situasinya membaik dan aman, Taman Bebaya bisa dibuka kembali pada hari Kamis atau Jumat. Namun, jika tidak ada perubahan signifikan, penutupan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan,” jelas Endang.

Perkembangan lebih lanjut mengenai taman ini akan terus diawasi oleh pihak DLH Samarinda. (Advertorial)