Hari Sumpah Pemuda, Dispora Kaltim Motivasi Generasi Muda untuk Berperan Aktif dalam Pembangunan

oleh -
oleh
Sri Wartini, Plh Kepala Dinas Dispora Kaltim

PUBLIKKALTIM.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong generasi muda agar mengimplementasikan makna Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu disampaikan Sri Wartini, Plh Kepala Dinas Dispora Kaltim dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-96 di Halaman Parkir Gedung Serbaguna Kompleks Gor Kadrie Oening, pada Senin (28/10/2024).

Dalam kesempatan itu, Sri Wartini menekankan bahwa momentum Hari Sumpah Pemuda merupakan kesempatan bagi pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, terutama dengan hadirnya Ibu Kota Negara (IKN).

Menurutnya, Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar perayaan, melainkan momen penting untuk memotivasi generasi muda agar mengisi makna Sumpah Pemuda.

“Selama beberapa hari terakhir, kami telah melaksanakan berbagai kegiatan, seperti lomba baris-berbaris dan New Talent, sebagai upaya untuk mengajak pemuda berperan aktif dalam pembangunan,”  ujar Sri Wartini, Senin (28/10/2024).

Sri Wartini juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap peningkatan kegiatan kepemudaan tahun ini, dengan lebih banyak pelaksanaan yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Dia berharap, hal ini dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi pemuda di daerah.

BERITA LAINNYA :  Innalillahi, Tambah 2 Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Kaltim Per Selasa (7/7/2020)

Dengan semangat Sumpah Pemuda, diharapkan para pemuda Kaltim dapat lebih aktif berpartisipasi dalam pembangunan dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Dia juga menambahkan, bahwa pengembangan pemuda harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan positif.

Dispora Kaltim saat ini memfokuskan perhatian pada program wirausaha muda dan pelatihan karakter yang telah dilaksanakan di sekolah-sekolah.

Dalam hal pelatihan, Sri Wartini menjelaskan bahwa pemilihan peserta dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Pelatihan disesuaikan dengan potensi daerah, sehingga pemuda dapat mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.

“Kami bertujuan memberikan kesempatan bagi pemuda untuk mengembangkan diri dan berkontribusi bagi Kaltim,” pungkasnya. (adv)

1.196 Tayangan