Kader Demokrat Terjaring OTT, AHY Irit Bicara

oleh -
oleh
Ketua Umum Partai Demokrat AHY/pikiran-rakyat.com

PUBLIKKALTIM.COM – Politisi muda Partai Demokrat sekaligus Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Abdul Gafur Mas’ud diduga menerima suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan.

“KPK menemukan adanya bukti permulaan cukup sehingga KPK meningkatkan ke tahap penyidikan,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (13/1).

Dari hasil OTT tersebut, Wakil Ketua KPK menetapkan 11 orang tersangka.

Dua di antaranya adala Kader Demokrat Abdul Gafur Mas’ud dan Nur Afifah Balqis.

Terkait OTT tersebut, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY tak berkomentar banyak.

AHY enggan berkomentar saat ditanyai kasus yang menimpa Demokrat muda tersebut.

Dia langsung meninggalkan rumah dinas La Nyalla di Jl Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta Selatan.

BERITA LAINNYA :  Wakil Ketua Bappilu Partai Demokrat Sebut Pengakuan Darmizal Sekaligus Bantah Pernyataan Moeldoko

“Udah, udah ditanggapin kemarin,” kata AHY singkat usai berkunjung di kediaman La Nyalla, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/1/2022) dikutip dari detik.com.

Sebagai informasi, Abdul Gafur Mas’ud dulunya sempat menjadi pengusaha sebelum menjabat Bupati Penajam Paser Utara.

Dia didapuk menjadi Ketua DPC Parti Demokrat Kota Balikpapan.

Sementara Nur Afifah Balqis diketahui berumur 24 tahun.

Dalam rilis KPK, nama Nur Afifah tertulis sebagai Plt Bendahara DPC Demokrat Balikpapan, dikutip dari situs resmi Partai Demokrat. (*)

1.052 Tayangan