Perluas Jangkauan Produk Lokal, DPRD Samarinda Dorong UMKM Tembus Pasar Modern

oleh -49 views
oleh
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain/HO
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain/HO

PUBLIKKALTIM.COM – DPRD Samarinda mendorong pemerintah kota memperluas akses pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kemitraan dengan ritel modern.

Langkah ini dinilai menjadi kebutuhan mendesak mengingat banyak produk UMKM lokal telah memiliki kualitas yang baik, tetapi masih kesulitan menembus pasar yang lebih luas.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, mengatakan persoalan utama yang kini dihadapi pelaku UMKM bukan lagi pada kemampuan menghasilkan produk, melainkan keterbatasan jaringan pemasaran.

Kondisi tersebut membuat pertumbuhan usaha berjalan lebih lambat meski kualitas produk dinilai mampu bersaing.

“Yang dibutuhkan pelaku UMKM saat ini adalah akses pasar yang nyata. Produk mereka sudah memiliki kualitas, tinggal bagaimana pemerintah membuka jalan agar bisa masuk ke pasar yang lebih luas dan memiliki daya saing,” kata Sani, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah perlu menghadirkan kebijakan yang mampu menghubungkan pelaku UMKM dengan jaringan pemasaran modern.

Dengan begitu, produk lokal tidak hanya dipasarkan di lingkungan sekitar atau pasar tradisional, tetapi juga dapat hadir di pusat-pusat perbelanjaan modern.

Sani menilai keberadaan produk UMKM di toko dan pusat perbelanjaan modern dapat menjadi strategi efektif untuk memperluas jangkauan konsumen.

Selain meningkatkan penjualan, langkah tersebut juga diyakini mampu memperkuat daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar.

BERITA LAINNYA :  Hak Pejalan Kaki pada Ruang Jalan Mulai Berkurang, DPRD Samarinda: Ruang Badan Jalan Sejatinya Milik Publik 

Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah membangun kolaborasi dengan pelaku usaha ritel agar tersedia ruang yang lebih besar bagi produk UMKM Samarinda.

Ia mengungkapkan gagasan tersebut telah dibahas bersama mitra kerja Komisi II DPRD Samarinda dan mendapat respons positif.

Menurutnya, sejumlah daerah telah membuktikan bahwa kemitraan antara pemerintah, pelaku UMKM, dan ritel modern mampu memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai jual produk lokal.

“Pengembangan UMKM tidak cukup hanya melalui pelatihan atau bantuan permodalan. Yang lebih penting adalah memastikan produk yang mereka hasilkan memiliki pasar yang jelas sehingga usaha bisa tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sani berharap semakin banyak produk UMKM Samarinda yang mampu menembus pasar modern dan menjadi pilihan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan memperluas akses pemasaran akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan pelaku usaha sekaligus memperkuat perekonomian daerah. (Adv)

1.166 Tayangan