Kalah di Final Liga Europa, Inter Milan Puasa Gelar Tahun Ini

oleh -
oleh

PUBLIKKALTIM.COM – Berita Mancanegara yang dikutip PUBLIKKALTIM.COM tentang Inter Milan baru saja mengakhiri musim tanpa gelar usai takluk di final Liga Europa.

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte mengatakan bahwa dirinya tidak berniat untuk meninggalkan tim setelah pasukannya kalah 2-3 dari Sevilla di partai puncak Liga Europa 2019-2020 yang berlangsung di Stadion RheinEnergie, Cologne, Jerman.

Inter Milan baru saja mengakhiri musim tanpa gelar usai takluk di final Liga Europa. Meski begitu, penampilan Nerazzurri di musim ini membuat Presiden Steven Zhang yakin timnya memiliki masa depan cerah.

Sempat jauh bangun selepas era Jose Mourinho, Inter mulai bangkit di tiga musim terakhir, ditandai dengan konsisten lolos ke Liga Champions. Di bawah asuhan Antonio Conte, perjalanan Inter semakin baik di musim 2019/20.

Setelah jadi runner-up Serie A yang merupakan capaian terbaik dalam 9 tahun terakhir, Inter juga berhasil lolos ke final Liga Europa. Sayang, impian menjadi juara kandas di tangan Sevilla dengan skor 2-3 pada Sabtu (22/8) dini hari WIB tadi.

Namun kekalahan itu tak membuat Zhang berkecil hati. Ia memberi semangat kepada para pemainnya agar terus bangkit. Dengan performa yang semakin membaik, ia yakin suatu trofi akan kembali hadir ke Giuseppe Meazza dalam waktu dekat.

“Pertama-tama saya ingin berterima kasih untuk semua pihak yang telah berhasil membuat kami bisa lanjut berkompetisi dan membuat kehidupan kembali berjalan selama beberapa bulan terakhir. Pertandingan ini didedikasikan untuk mereka,” ujar Zhang kepada Sky Sport Italia.

BERITA LAINNYA :  Seleksi CPNS 2023, Menpan RB: Jaksa, Hakim, hingga Dosen yang Jadi Prioritas

“Jika melihat ke belakang, musim ini sebetulnya berjalan positif. Kami mencapai final Liga Europa dan nyaris menang. Beberapa tahun lalu, hal ini sulit dibayangkan.”

“Kalah dan menang itu biasa dalam sepakbola, tapi bisa menembus final dan melihat tim mengerahkan segenap tenaga, kami jadi optimis menatap masa depan.”

“Sekarang semua orang akan beristirahat selama beberapa hari. Kemudian barulah kami membahas masa depan. Mentalitas dan tujuan kami tak akan berubah, kami ingin terus berkembang. Inilah hebatnya kompetisi, selalu memberikan yang terbaik dan berharap lebih baik di masa depan.”

“Pelatih, stafnya, dan para pemain sudah bekerja dengan baik. Kami akan segera membuat rencana masa depan,” tutup taipan 28 tahun tersebut, optimistis dengan masa depan cerah Inter. (*)

Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul “Masa Depan Cerah Inter Milan” https://sport.detik.com/sepakbola/liga-italia/d-5142642/masa-depan-cerah-inter-milan

1.137 Tayangan