Kasus Pencurian Ponsel di Samarinda, Pelaku Berhasil Diamankan Setelah Berhasil Dipancing Keluar dari Tempat Persembunyiannya

oleh -
oleh
Ilustrasi Curi HP/zonasultra.com

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Seperti yang kerap dikatakan Bang Napi, kejahatan terjadi bukan karena niat pelakunya tetapi juga karena adanya kesempatan, waspadalah! waspadalah!

Hal itu nampaknya benar terjadi, seperti aksi pencurian ponsel yang dilakukan Abdullah (32) di Jalan Pramuka, Kecamatan Samarinda Ulu pada (15/2/2022) kemarin.

Saat itu, Abdullah yang awalnya tak memiliki niat melakukan pencurian namun terpancing saat melihat adanya kesempatan ketika korban bernama Sherina (22) meninggalkan ponselnya di dashboard motor saat menyambangi warung makan di Jalan Pramuka.

“Jadi awalnya korban pergi makan siang bersama temennya menggunakan sepeda motor yang diparkir di depan warung makan tersebut. Tanpa disadari, ponsel korban tertinggal di dashboard motornya, kemudian kurang dari lima menit korban sadar dan segera mengambil ponsel yang tertinggal, namun sudah tidak ada,” beber Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Iptu Fahrudi, Sabtu (19/2/2022).

Kata Fahrudi, korban saat itu coba mencari terlebih dulu ponselnya.

Namun tak kunjung ditemukan hingga akhirnya korban pun melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Samarinda Ulu.

“Karena tidak ketemu juga ponselnya, korban akhirnya memberikan laporan resmi ke kantor dengan kerugian mencapai Rp 2,5 juta,” tambah Fahrudi.

BERITA LAINNYA :  Kasus TPPU Rita Widyasari, KPK Kembali Lanjutkan Penyelidikan di Mapolresta Samarinda

Polisi yang mendapatkan laporan pun segera bergegas melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara dengan memintai keterangan sejumlah saksi.

Kerja polisi pun akhirnya membuahkan hasil beberapa hari kemudian, Abdullah yang terbukti mencuri pun berhasil dipancing keluar dari tempat persembunyiannya dan langsung diamankan petugas.

“Setelah melakukan penyelidikan di seputar TKP, anggota berhasil mengamankan pelaku pencurian beserta barang buktinya untuk diproses lebih lanjut,” tambahnya.

Tak lagi bisa mengelak, Abdullah pun mengaku bahwa ponsel merek Samsung 9+ ditangannya adalah hasil tindak pencurian yang dilakukannya pada empat hari sebelumnya.

“Sekarang pelaku sudah kami amankan dan sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan adanya dugaan TKP lain atau komplotan pencurian lainnya,” pungkasnya. (*)