Laut Banda Diguncang Gempa 7,4 Magnitudo, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami

oleh -
Peta Laut Banda/siagabencana.com

PUBLIKKALTIM.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,3 mengguncang Maluku, tepatnya di Laut Banda pada Kamis (30/12/2021) dini hari pukul 01.25 WIB.

Titik gempa berlokasi di 7.66 LS 127.55 BT atau 132 km barat laut Maluku barat daya dengan kedalaman 183 km.

Meskipun memiliki magnitudo cukup besar, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Sehingga wajar jika gempa ini dirasakan hingga jauh seperti di Kota Sorong di Papua Barat.
“Hingga pukul 5.00 WIB pagi ini hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi gempa susulan sebanyak 11 kali. Magnitudo gempa susulan terbesar mencapai 5,3 dan magnitudo gempa susulan terkecil 3,9,” tulis BMKG dalam keterangannya, Kamis.

BMKG menjelaskan lokasi sumber gempa ini berada di kawasan tektonik kompleks dan seismik aktif yang merupakan zona transisi kerak benua Eurasia-kerak benua Australia.

Sejarah mencatat tsunami pernah terjadi dekat pusat gempa ini yaitu pada tahun 1673, 1710, dan 1763.

BERITA LAINNYA :  Paslon yang Bertarung di Pilwali Samarinda 2020, KPU Jadwalkan 3 Kali Debat Publik

Gempa 7,3 magnitudo ini merupakan bukti bahwa sumber gempa di kedalaman menengah di Laut Banda masih sangat aktif dan dapat memicu terjadinya gempa kuat.

Selain gempa kuat M7,3 yang di Laut Banda, sejak pagi dinihari tadi.

Ada juga gempa yang terjadi beberapa gempa signifikan dan dirasakan seperti gempa Kendari Sulawesi Tenggara magnitudo 2,6 pukul 00.31.52 WIB, gempa Tarakan magnitudo 4,4 pukul 01.09.24 WIB, dan gempa Sukabumi magnitude 4,1 pukul 05.05.36 WIB.

Selain itu, BMKG juga melaporkan guncangan dari gempa dirasakan kuat di Tiakur dalam skala intensitas V-VI MMI, Tepa IV-V, Saumlaki IV MM), Tual, Kupang, Alor, Rote, Malaka, Atambua, Sumba III-IV MMI. (*)