PUBLIKKALTIM.COM – Deklarasi Helmi Abdullah sebagai bakal calon Wali Kota (Cawali) Samarinda mulai diikuti dengan langkah konsolidasi di internal Partai Gerindra.
Helmi Abdullah yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda itu menargetkan pembenahan struktur organisasi partai hingga tingkat rukun tetangga (RT) dapat diselesaikan pada akhir 2026 sebagai bagian dari konsolidasi internal.
Menurut Helmi, penguatan organisasi dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan hingga RT agar roda partai semakin solid dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Memang sampai hari ini kami lagi membenahi infrastruktur partai yang sudah masuk ke infrastruktur di tingkat RT. Mudah-mudahan target ini nanti akhir 2026 itu kita rampung semua untuk pembenahan infrastruktur,” kata Helmi, Senin (6/7/2026).
Konsolidasi Dibarengi Penyerapan Aspirasi
Di sela proses pembenahan organisasi, Gerindra juga terus mengintensifkan koordinasi dengan jajaran pengurus PAC dan ranting melalui berbagai agenda kepartaian.
Kegiatan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat.
Helmi mengatakan, berbagai masukan yang diterima dari warga akan dihimpun sebagai bahan penyusunan program apabila dirinya mendapat kesempatan maju pada Pemilihan Wali Kota Samarinda mendatang.
“Nanti itu diolah untuk menjadi program kita nanti ketika kita membuat program-program kerja itu,” ujarnya.
Ia menilai program yang disusun harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat.
Karena itu, komunikasi langsung dengan warga dinilai penting agar kebijakan yang nantinya ditawarkan benar-benar menjawab persoalan di lapangan.
Respons Publik Jadi Penyemangat
Helmi mengaku tidak menyangka pencalonannya mendapat sambutan yang cukup baik dari masyarakat.
Sejak namanya dideklarasikan sebagai bakal calon Wali Kota Samarinda, berbagai undangan dari warga, lembaga hingga organisasi kemasyarakatan terus berdatangan.
Menurutnya, dalam setiap pertemuan masyarakat tidak hanya menanyakan gagasan yang akan dibawa, tetapi juga mulai membicarakan peluang koalisi hingga sosok yang akan mendampinginya pada Pilkada mendatang.
“Ini kan respons positif, ya mereka ada juga yang bertanya masalah program, ada juga berbicara masalah pasangan, tapi itu saya sampaikan bahwa hari ini kami hanya bekerja dulu lah,” tuturnya.
Meski demikian, Helmi menegaskan saat ini dirinya memilih fokus menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD Samarinda sembari memperkuat konsolidasi partai.
Ia berharap kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan dapat menjadi sarana untuk mengetahui persoalan yang perlu segera diperjuangkan.
“Nanti bisa kami perjuangkan lewat DPR yang saat ini saya memang sebagai Ketua DPRD Samarinda,” pungkasnya. (*)