PUBLIKKALTIM.COM – DPRD Samarinda mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam mendukung demokrasi lokal.
Hal itu ditandai dengan menyalurkan bantuan keuangan tahun anggaran 2025 kepada sepuluh partai politik yang memiliki kursi di DPRD Samarinda.
Bantuan ini merupakan bentuk fasilitasi negara dalam memperkuat kelembagaan partai politik dan mendukung peran mereka dalam menyerap aspirasi serta melayani masyarakat.
Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, yang juga menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda, mengapresiasi langkah Pemkot Samarinda tersebut.
Ia menegaskan, bantuan ini sangat penting untuk mendukung kegiatan politik yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti pendidikan politik, penyerapan aspirasi, hingga sosialisasi produk hukum.
“Tentunya bantuan ini akan kami gunakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun, kami akui bahwa dana ini masih belum cukup untuk mencakup seluruh kegiatan politik dan pelayanan konstituen,” ujar Helmi.
Para pimpinan partai pun sepakat untuk mengajukan permohonan peningkatan bantuan kepada Pemkot Samarinda.
Mereka menilai angka Rp5.595 per suara yang menjadi dasar alokasi belum pernah dievaluasi sejak beberapa tahun terakhir, padahal kebutuhan program terus meningkat.
Harapannya, usulan ini bisa menjadi pertimbangan dalam pembahasan APBD Perubahan 2025, agar keberlanjutan program partai dapat terjaga dan kinerja lembaga legislatif makin optimal dalam menjalankan fungsi representasi, legislasi, dan pengawasan.
“Kami berharap ke depan ada penyesuaian bantuan, agar kegiatan politik tetap berjalan baik dan DPRD bisa menjalankan tugas dengan maksimal,” tutup Helmi.
Sebagai informasi, bantuan yang diberikan berdasarkan jumlah perolehan suara masing-masing partai pada Pemilu terakhir, dengan total alokasi tertinggi diterima oleh Partai Gerindra sebesar Rp526,38 juta, disusul Partai Golkar Rp378,58 juta, dan PDI Perjuangan Rp295,79 juta.
Partai lainnya seperti NasDem, PKS, Demokrat, PAN, PKB, Gelora, dan PPP juga menerima alokasi sesuai proporsinya. (advertorial)