Partai Gerindra Sebut Format Nasionalis-Religius Bisa Jadi Pilihan di Pilpres 2024

oleh -
oleh
Habiburokhman/detik.com

PUBLIKKALTIM.COM – Kendati pemilihan presiden (Pilpres) Republik Indonesia masih 2 tahun lagi, namun strategi partai untuk memenangkan kontestasi politik di 2024 sudah mulai dipersiapan dari saat ini.

Diantaranya koalisi poros nasionalis-religius yang digagas oleh PKS.

Rencana itu pun disambut baik oleh sejumlah partai, diantaranya Partai Demokrat dan Golkar.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menyebut pihaknya juga membuka kerja sama dengan partai lain untuk Pilpres 2024.

Dia mengatakan Gerindra tidak pernah punya musuh dengan partai lainnya di Indonesia.

“Gerindra juga membuka diri kepada semua partai politik untuk bekerja sama dalam Pemilu 2024. Hubungan lintas partai kami nggak pernah ada masalah, tidak satu pun parpol yang kami musuhi dan setahu kami tidak ada juga parpol yang memusuhi kami,” katanya dikutip dari detik.com.

Lebih lanjut, Habiburokhman menyebut format nasionalis-religius bisa jadi pilihan.

Menurutnya, format itulah yang saat ini menjadi favorit semua partai.

BERITA LAINNYA :  Renovasi Gedung B DPRD Kaltim, Syafruddin Sebut Target Rampung 2022 Ini

“Ya itu format yang baik, semua koalisi yang akan dibentuk untuk 2024 pasti mengarah ke sana. Tinggal unsur nasionalisnya partai apa saja, lalu unsur religiusnya partai apa saja, itu yang masih dalam penjajakan hingga saat ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, rencana PKS ingin bangun koalisi nasionalis-religius itu diungkap oleh Wakil Ketua Majelis Syura PKS Mohamad Sohibul Iman dalam konferensi pers Kamis (14/1/2022).

Sohibul menilai koalisi poros Islam kini menjadi alternatif bagi PKS karena mempertimbangkan kondisi segmentasi masyarakat.

Karena itulah, kata Sohibul, PKS tidak menutup kemungkinan akan berkoalisi dengan partai nasionalis-religius. (*)