Pasca Penembakan Brigadir J, Bharada E Klaim Diberi Uang oleh Ferdy Sambo

oleh -
oleh
Bharada E/cnnindonesia.com

PUBLIKKALTIM.COM – Pengacara Bharada Richard Eliezer (E) Ronny Talapessy menegaskan kliennya terima uang dari Ferdy Sambo usai penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dilakukan atas dasar inisiatif Sambo.

Ronny menyebut uang tersebut diberikan dengan alasan sudah menjaga Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.

“Iya betul, alasannya sudah menjaga PC. Jadi inisiasinya bukan datang dari klien saya, tapi dari FS. Klien saya tidak minta, tapi ditawarkan oleh pihak FS,” ujarnya, Sabtu (10/9) dikutip dari cnnindonesia.

Kendati demikian, Ronny tidak merincikan lebih lanjut berapa nominal uang yang ditawarkan oleh Sambo.

Hanya, ia memastikan uang tersebut tidak pernah benar-benar sampai kepada kliennya.

Menurutnya, Sambo beralasan uang itu baru akan diberikan apabila kasus penembakan tersebut terselesaikan lebih dahulu.

“Itupun kilen saya tidak ambil. Karena itu, intinya sama, tunggu dulu kasusnya SP3 baru diberikan,” ungkapnya.

Sebelumnya, pengacara Bripka Ricky Rizal (RR) mengatakan kliennya sempat disodorkan sejumlah uang oleh Sambo pasca penembakan Brigadir J.

BERITA LAINNYA :  Khofifah Calon Kuat Cawapres Prabowo, Disebut Tinggal Tunggu Restu Jokowi

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada penyidik, Bripka RR mengatakan uang itu diberikan Sambo dengan dalih karena sudah menjaga istrinya, Putri Candrawathi.

Erman mengatakan Sambo memang tidak berkata secara langsung sebagai ‘balas jasa’ karena telah membantu penembakan Brigadir J ketika menyodorkan uang tersebut.

Hanya saja, Erman mengungkapkan uang tersebut diberikan dalam kurun waktu tiga hari setelah insiden maut di rumah dinas yang terletak di Komplek Polri, Duren Tiga itu.

“Itu setelah kejadian bukan sebelum kejadian. Kalau sebelum kejadian pasti ada mens rea dong karena terima duit,” pungkasnya. (*)

1.012 Tayangan