PUBLIKKALTIM.COM – Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengingatkan agar warga Kaltim dan Indonesia berhati-hati terhadap risiko bencana.
Hal itu disampaikan Hadi Mulyadi saat menghadiri Peringati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) sekaligus melakukan kegiatan penanaman pohon dan pengukuhan Forum PRB tahun 2022 se-Kaltim di Kota Hijau Perumahan Daksa Kelurahan Sepinggan Kecamatan Balikpapan Selatan, Jumat (14/10/2022).
“Mohon maaf Jendral (Kepala BNPB Letjen TNI Surhayanto), di Kaltim Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) ada 30. Izin Usaha Pertambangan (IUP) ratusan. Secara umum ini berisiko bagi Kaltim terkena imbas dan menyebabkan bencana di kemudian hari,” ujar Wagub Hadi.
Sementara Kepala BNPB Letjen TNI Surhayanto menjelaskan peringatan PRB tahun ini digelar di Kaltim karena dianggap aman dari ancaman bencana alam.
“Kaltim dipilih karena daerah cukup aman dari bencana namun itu tidak mengurangi kewaspadaan kita terhadap bencana karena banjir dan longsor serta cuaca ekstrem masih mendominasi,” tuturnya.
Lanjut Letjen TNI Suharyanto menambahkan BPBD harus selalu bersinergi dalam mitigasi pencegahan bencana harus terus dilakukan ke depannya.
Acara dilanjutkan dengan pengukuhan Forum PRB secara simbolis diterima oleh perwakilan forum Nanang Sulaiman selaku Sekjen.
Dilanjutkan pembagian sembako perwakilan masyarakat dan penanaman 770 pohon di wilayah hutan kota dengan luas lahan 2 hektare.
Tampak Hadir Forkopimda Provinsi Kaltim, Kepala BPBD Kaltim Agus Hari Kesuma, Kepala DLH EA Rafiddin Rizal, Kepala Dispora Agus Tianur, Kepala Diskominfo Faisal, Kepala Dinas Kesehatan Jaya Mualimin dan Kepala Biro Barjas Buyung Dodi Gunawan. (Adv/Kominfo Kaltim)