PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Belakangan ini penyakit hepatitis akut misterius tengah menggemparkan masyarakat Indonesia.
Tak terkecuali masyarakat Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).
Menanggapi hal itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar meminta kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasannya terhadap anak-anak.
Sebab, meski kasus hepatitis misterius itu belum ditemukan di Kota Tepian, akan tetapi sebagai langkah preventif pengawasan orang tua terhadap anak perlu dilakukan agar tak terjadi kepanikan komunal nantinya, jika kasus tersebut telah dikonfirmasi masuk ke Samarinda.
“Karena ini keterjangkitannya menyerang ke anak-anak, intinya pola hidup sehat saja,” kata Deni, Kamis, (12/5/2022).
Deni menyebutkan, bahwa sesungguhnya anak yang menjadi sasaran penyakit misterius itu memiliki imun tubuh yang kurang baik.
Oleh karena itu, ia mengimbau agar tetap menjaga pola hidup sehat yang dimulai dari hal-hal kecil sebagai kunci pencegahannya.
“Mungkin ketika anak sekolah tatap muka diimbau tidak jajan sembarangan, kalau bisa itu dihindari dulu. Karena penyebabnya itu kan hal sepele saja, jadi perlu rajin mencuci tangan dan lain semacamnya,” jelasnya. (Advertorial)