Persiapan Matang, Tim Basket Samarinda Target Juara Umum di Porprov Berau

oleh -
Tim Basket Samarinda saat berkumpul di Halaman GOR Segiri Samarinda, untuk kesiapan berangkat ke Porprov VII Kaltim di Berau, pada Rabu (23/11/2022) kemarin. (IST)

PUBLIKKALTIM.COM – Helatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) KE-VII Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Berau menjadi ajang pembuktian para atlet dari seluruh penjuru Bumi Mulawarman.

Pada ajang multievent empat tahunan itu, Tim Basket Samarinda yang belum lama ini bertolak menargetkan mampu meraih juara umum pada helatan tersebut.

Ketua Pengcab Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Samarinda, Nur Zaid mengatakan bahwa persiapan sudah cukup dilakukan untuk tampil di Porprov kali ini.

“Secara teknis kesiapan kita sangat yakin untuk bisa sampai dengan maksimal,” ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya menerangkan bahwa pada Porprov Benua Etam kali ini dipertandingan ada 4 nomor, yakni nomor 5×5 putra-putri dan nomor 3×3 putra-putri.

Pada nomor 5×5 putra, pihaknya mewaspadai Tim Balikpapan, lalu untuk di nomor 5×5 putri pihaknya mewaspadai Balikpapan dan tim tuan rumah yakni Tim Berau.

Lanjutnya, sedangkan untuk di nomor 3×3 putra dan putri, pihaknya akan mewaspadai tim dari tuan rumah Porprov Kaltim dan juga Tim Balikpapan.

Walaupun demikian, Nur Zaid menegaskan bahwa pihaknya tetap menargetkan untuk menjadi juara umum di Cabor Basket pada Porprov Kaltim di Berau ini.

“Kita tetap pegang tekat kita, bahwa Samarinda harus menjadi juara umum dalam cabang olahraga basket,” tuturnya.

BERITA LAINNYA :  Update Covid-19, Berau Tambah 11 Pasien Positif Per Kamis (30/4/2020)

Lanjutnya targer juara umum tersebut, sebutnya Nur Zaid bukanlah hal yang takabur, mengingat itu sudah bercermin dari apa yang sebelumnya sudah diraih.

“Mudah-mudahan tidak ada halangan, jangan sampai nonteknis menjadi penghambat meraih juara umum untuk cabang olahraga bola basket di Porprov,” harapnya.

Ia menginformasikan pada kali ini Tim Basket Samarinda, berangkatkan 32 atlet yakni di 5×5 putra 12 atlet, 5×5 putri 12 atlet, 3×3 putra 4 atlet, dan 3×3 putri 4 atlet.

Dengan segala kekurangan, pihaknya tak ingin kurangi atlet, karna itu akan berpengaruh terhadap rotasi atlet.

Menurutnya sebagus – bagusnya atlet, apabila jumlah terbatas maka tenaganya akan pasti terkuras sehingga, tidak bisa lakukan rotasi.

“Maka itulah yang menjadi pertimbangan kita, jangan sampai skuat kita berkurang jumlah atletnya,” pungkasnya.

(*)