Pertahanan Para Tenaga Kesehatan Jebol, Suami Jubir Tim Satgas Balikpapan yang Bantu Persalinan Ibu Hamil Positif Covid-19 Ikut Terpapar 

oleh -
oleh
Andi Sri Juliarty, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19/ Diksi.co

PUBLIKKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Kabar kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Balikpapan terus bertambah dari hari ke hari.

Terbaru, ada kasus positif dari suami Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Julairty yang ikut terkonfirmasi positif Covid-19.

Diketahui, suami dari Andi Sri Juliarty ini merupakan seorang dokter kandungan yang membantu persalinan ibu hamil yang terkonfirmasi positif.

“Suami ibu yang terkonfirmasi positif kemarin pagi. Beliau dokter kandungan yang seminggu ini memang banyak menangani kasus ibu hamil dan ibu bersalin yang positif covid,” ungkap Dio sapaan wanita ini, melalui Whatsapp, Senin (05/07/2021).

Diceritakan oleh Dio, bahwa suaminya tetap harus menolong pasien-pasiennya walaupun itu pasien yang positif dengan memakai Alat Pelindung Diri (APD) yang baik.

Namun menurutnya medan pertempuran para tenaga kesehatan saat ini melayani pasien-pasien Covid yang semakin banyak memang sangat besar dan berat.

“Sehingga pertahanan para tenaga kesehatan, termasuk suami Ibu juga jebol, resiko pekerjaan kami,” katanya.

Dengan adanya kasus positif pada suaminya itu, Dio beserta seluruh keluarga yang ada di 1 rumah pun menjalani karantina sebagai kontak erat walaupun hasil test pertama dinyatakan negatif.

BERITA LAINNYA :  Selingkuh dengan Pria Lain, Oknum Dokter Terancam Dapat Sanksi

“Kemarin pagi kami serumah lainnya juga langsung test antigen dan PCR alhamdulillah semua negatif. Tetapi kami harus tetap menjalankan karantina untuk mengantisipasi jika ada proses inkubasi yang masih tahap awal yang belum terdeteksi alat,” kata Dio.

Wanita berkacamata ini mengkhawatirkan orang tua nya yang berada di rumah karena berusia 75 tahun, ternyata hasil testnya negatif PCR, namun tetap melakukan karantina juga di kamar masing-masing.

Dio pun berencana untuk melakukan swab PCR lagi karena tugas pekerjaan nya yang sangat beresiko sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan juga Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kota Balikpapan.

“Mohon doanya semoga besok tetap negatif,” katanya. (*)

1.159 Tayangan