Respon Soal Pernyataan Adian, NasDem Minta Rakyat Jangan Dipecah Belah

oleh -
oleh
Ahmad Sahroni/tribunnewswiki.com

PUBLIKKALTIM.COM – NasDem respon soal pernyataan Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu.

Sebelumnya, Adian menyebut akan ada bakal calon presiden (bacapres) yang suaranya bakal tergerus habis.

“Gini lho. Akan ada bacalon, bacapres yang suaranya tergerus habis,” ujar Adian, Sabtu (24/6).

Ia juga menjawab pertanyaan apakah yakin bahwa nantinya di Pilpres 2024 hanya ada dua pasangan calon.

“Sepertinya iya,”ucapnya.

Adian kemudian menjelaskan mengenai kalkulasinya. Menurutnya, suara masyarakat akan kembali pada suara asalnya.

“Ada sebagian kembali ke Prabowo. Ada sebagian kembali ke Ganjar yang memang bagian dari suara Jokowi kemarin. Makanya Jokowi sekarang ke Ganjar, besok ke Prabowo. Sekarang ke Ganjar, besok Prabowo. Suaranya balik lagi, balik lagi, balik lagi, balik lagi,” tutur Adian.

“Ya itulah fungsi endorse. Ini kalkulasi ya,” sebutnya.

Menanggapi hal itu, Politisi Partai NasDem Sahroni mengatakan kalah menang adalah hal biasa.

Menurutnya, yang terpenting saat ini tak ada pihak yang memecah belah masyarakat.

“Menang kalah itu, dalam pertarungan itu hal biasa. Yang terpenting dalam pertarungan 2024 tidak ada pecah belah masyarakatnya,” ujar Sahroni, Minggu (25/6/2023).

BERITA LAINNYA :  Rapat Koordinasi di Balikpapan, Mendagri Indonesia Beri Ketegasan Ini bagi Kontestan di Pilkada 2020

Sahroni menyebut kemenangan Presiden 2024 adalah milik semua pihak.

Oleh sebab itu, Ia meminta perjalanan Pemilu untuk dijaga.

“Kemenangan kepada seorang juara adalah untuk kemenangan masyarakat Indonesia, makin hebat dan juga makin baik kehidupannya. Mari kita jaga sama-sama perhelatan capres 2024 semakin meriah semakin riang gembira,” ujarnya.

Sahroni menyebut hingga saat ini belum ada calon presiden yang resmi mendaftar ke KPU.

Namun, Sahroni yakin nama yang beredar tak jauh dari 3 tokoh, yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

“Yang kalah pasti suaranya tidak mencukupi, tapi kita belum tahu pasti siapa saja capres yang resmi mendaftar ke KPU nanti. Sekarang sudah deklarasi ada Pak Ganjar, ada Pak Prabowo dan ada Pak Anies,” pungkasnya. (*)

1.029 Tayangan