Samarinda Raih Predikat Kinerja Tinggi dari Kemendagri, Andi Harun:  Ini Hasil Kerja Keras Seluruh ASN dan Masyarakat 

oleh -
oleh
Wali Kota Samarinda, Andi Harun (tengah) saat menerima penghargaan sebagai Status Kinerja Tinggi dari Kementerian Dalam Negeri/Foto: FB Pemkot Samarinda

PUBLIKKALTIM.COM –  Samarinda kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional, yakni berhasil meraih penghargaan sebagai Status Kinerja Tinggi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-29.

Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Balikpapan Sport & Convention Center (BSCC) Dome, Jumat (25/4/2025).

Dalam kegiatan itu, Samarinda memperoleh skor evaluasi sebesar 3,5820 dalam penilaian Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2024.

Ini menjadikannya Samarinda satu dari 23 daerah terbaik se-Indonesia, serta masuk dalam 10 besar nasional untuk kategori kota.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

Dalam kesempatan itu, Andi Harun mengatakan bahwa penghargaan itu didapat atas hasil kerja keras seluruh jajaran ASN dan masyarakat Samarinda.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran ASN dan masyarakat Samarinda. Penghargaan ini bukan hanya milik wali kota, tapi milik kita semua,” ujar Andi Harun, Jumat (25/4/2025).

Andi Harun menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan cerminan positif dari tata kelola pemerintahan di Samarinda.

Namun ia menegaskan, penghargaan ini tidak boleh membuat lengah, justru harus menjadi pemacu semangat untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.

BERITA LAINNYA :  Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Andi Harun Dorong Kesra Ambil Peran dalam Pembangunan Desa Loa Kumbar

“Yang belum baik kita perbaiki, yang sudah baik kita tingkatkan. Penghargaan ini adalah dorongan bagi kita semua untuk terus berbenah,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Andi Harun juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemkot Samarinda, salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat melalui penyaluran dana sebesar Rp100 juta hingga Rp300 juta untuk setiap Rukun Tetangga (RT).

Dana ini akan difokuskan pada pembangunan fisik berskala kecil serta bantuan pendidikan untuk pelajar dari keluarga kurang mampu.

“Kami berkomitmen mempercepat pembangunan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Samarinda,” pungkasnya.

Berikut peringkat 10 besar LPPD Tahun 2024 kategori kota berdasarkan evaluasi Kemendagri:

1. Surakarta – 3,7000

2. Denpasar – 3,7751

3. Balikpapan – 3,7080

4. Tangerang – 3,6

5. Medan – 3,6109

6. Batu – 3,6057

7. Samarinda – 3,5820

8. Makassar – 3,5720

9. Tangerang Selatan – 3,5480

10. Yogyakarta – 3,5166. (adv)

1.066 Tayangan