Sebut Taiwan Bukan Bagian dari CHina, Beijing Peringatkan Mike Pompeo

oleh -
oleh
Mike Pompoe/detik.com

PUBLIKKALTIM.COM – Berita Mancanegara yang dikutip PUBLIKKALTIM.COM tentang Beijing meluapkan kemarahannya atas komentar Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo.

China mengancam Amerika Serikat (AS) karena ikut campur dalam urusan negara lain.

Pernyataan keras ini muncul setelah Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyatakan Taiwan bukan bagian dari China.

Beijing meluapkan kemarahannya atas komenter tersebut.

Beijing bersumpah akan membalas setiap langkah yang merusak kepentingan inti China.

Reaksi tersebut disampaikan Kementerian Luar Negerinya yang berbasis di Beijing pada hari Jumat.

Pompeo membuat komentar yang sensitif itu dalam sebuah wawancara dengan radio AS hari Kamis.

“Taiwan bukan bagian dari China,” katanya.

“Itu diakui dengan pekerjaan yang dilakukan pemerintahan (Presiden Ronald) Reagan untuk menjabarkan kebijakan yang telah ditaati Amerika Serikat selama tiga setengah dekade,” katanya lagi.

Amerika Serikat terikat oleh hukum untuk memberi Taiwan sarana untuk mempertahankan diri, dan secara resmi hanya mengakui posisi China bahwa Taiwan adalah bagian darinya, daripada secara eksplisit mengakui klaim China.

Berbicara di Beijing, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari China dan bahwa Pompeo semakin merusak hubungan China-AS.

“Kami dengan sungguh-sungguh memberi tahu Pompeo dan sejenisnya, bahwa setiap perilaku yang merusak kepentingan inti China dan mengganggu urusan dalam negeri China akan disambut dengan serangan balik yang tegas oleh China,” katanya, tanpa merinci lebih lanjut apa respons nyata Beijing, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (14/11/2020).

China telah menjatuhkan sanksi kepada perusahaan AS yang menjual senjata ke Taiwan, dan menerbangkan jet tempur di dekat pulau itu ketika pejabat senior AS mengunjungi Taipei beberapa bulan lalu.

BERITA LAINNYA :  Setelah Klaim Tangkap Mata-mata AS, Presiden Venezuela Nicolas Maduro Imbau Para Pekerja Minyak Waspada Terhadap Serangan

Pemerintah Republik China melarikan diri ke Taiwan pada tahun 1949 setelah kalah dalam perang saudara dengan pihak komunis, yang kemudian mendirikan Republik Rakyat China.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan, Joanne Ou, berterima kasih kepada Pompeo atas dukungannya.

“Republik China di Taiwan adalah negara yang berdaulat, merdeka, dan bukan bagian dari Republik Rakyat China. Ini fakta dan situasi saat ini,” ujarnya.

Pejabat Taiwan akan melakukan perjalanan ke Washington minggu depan untuk pembicaraan ekonomi, yang juga akan mengganggu Beijing. (*)

Artikel ini telah tayang di sindonews.com dengan judul “Pompeo Sebut Taiwan Bukan Bagian dari China, Beijing Marah” https://international.sindonews.com/read/231854/40/pompeo-sebut-taiwan-bukan-bagian-dari-china-beijing-marah-1605327073/10