Segera Sidak ke Lokasi 21 Tambang yang Diduga Kantongi IUP Palsu, Pansus IP DPRD Kaltim Jadwalkan Panggil Gubernur Kaltim Akhir November Ini

oleh -
Syafruddin, Ketua Pansus Investigasi Pertambangan DPRD Kaltim

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Dibentuk pada 2 November 2022 lalu, Pansus Investigasi Pertambangan (IP) DPRD Kaltim, langsung tancap gas melaksanakan kerja-kerja.

Pansus IP DPRD Kaltim, dipimpin Syafruddin dari Fraksi PKB sebagai ketua pansus dan wakilnya Muhammad Udin dari Fraksi Golkar.

Beberapa rapat dengar pendapat sudah dilakukan, hingga penjadwalan melaksanakan kunjungan lapangan.

Syafruddin, Ketua Pansus Investigasi Pertambangan memaparkan, pihaknya tengah memfokuskan diri pada dugaan 21 IUP palsu di Kaltim, yang menyeruak beberapa waktu lalu.

Jadwal sidak ke lokasi tambang-tambang diduga palsu itu pun segera dilakukan. Termasuk pihaknya menjadwalkan bertemu Isran Noor, Gubernur Kaltim, akhir November ini.

Pasalnya, 21 IUP itu turut diduga memalsukan tanda tangan Gubernur Kaltim.

“Ada sudah di jadwal, kami jadwalkan bertemu Pak Gubernur akhir bulan,” kata Udin, sapaan akrabnya.

BERITA LAINNYA :  Pemkot Balikpapan Beri Izin Relaksasi Wahana Permainan Anak-anak

Meski begitu Ketua Fraksi PKB ini menegaskan pihaknya tidak hanya terfokus pada persoalan 21 IUP diduga palsu.

“Jadi tidak hanya terpaku tentang dugaan 21 IUP palsu kemarin,” paparnya.

Dirinya memastikan dibentuknya Pansus Investigasi Pertambangan Kaltim ini karena banyaknya persoalan-persoalan yang muncul terkait pertambangan di Kaltim, sehingga harus segera ditindaklanjuti.

“Kita bicara seluruh pertambangan batu bara secara komprehensif di Kaltim. Itulah yang jadi ranah kerjanya pansus,” tegasnya. (*)