PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – DPRD Samarinda mengungkapkan ada sejumlah program bagus di Pemkot Samarinda yang belum tersosialisasikan dengan baik.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Novi Marinda Putri mengatakan, akibatnya program tersebut tak bisa diakses masyarakat.
Novi mencontohkan program Dinas Koperasi Kota Samarinda yang masih banyak masyarakat belum mengetahuinya.
Novi mengatakan hal ini setelah melihat realita di lapangan saat melakukan Sosialisasi Rancangan Perda Kota Samarinda yang mengundang Dinas Koperasi sebagai pemateri, Minggu (23/11/2022).
“Program-program yang dari koperasi itu masyarakat itu tidak tau, padahal banyak sekali, kaya pembinaan UMKM per kecamatan,” ujar Novi saat ditemui di ruangannya, Rabu (23/11/2022) lalu.
“Jadi sekarang itu kesannya kalau ada pelatihan atau ada kegiatan dari koperasi itu orangnya itu-itu aja,” sambungnya.
Padahal menurutnya, banyak masyarakat yang membutuhkan untuk mengetahui hal itu.
Sehingga ia berharap, melalui sosialisasi yang dilakukannya kepada masyarakat tentang program yang mendukung UMKM, dapat membuat masyarakat memiliki kesadaran dan kemauan untuk berusaha.
“Membuat Warga-warga itu aware, ini loh UMKM. UMKM itu ternyata dilindungi aturan-aturannya ada pelatihan-pelatihan ini semuanya itu gratis gitu loh, yang didapatkan dari UMKM itu tadi,” ujarnya. (Advertorial)