PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Permasalahan banjir di Kota Samarinda hingga saat ini masih menjadi masalah utama.
Pemerintah Kota Samarinda pun terus melakukan upaya untuk menangani permasalahan tersebut.
Pada tahun 2023 mendatang Pemkot dan DPRD Kota Samarinda sepakat untuk menanggulangi masalah banjir menjadi program prioritas.
Hal ini dikatakan Ketua DPRD Samarinda Sugiyono.
“Program banjir itu selalu karena masih menjadi momok di setiap daerah,” ujar Sugiyono kepada awak media.
Lebih lanjut Sugiyono mengatakan program pembangunan seperti terowogan dan polder di kawasan Bengkuring masih tetap diprogramkan di tahun 2023.
“Program multi years masih terus berjalan,” jelasnya.
Sugiyono menyebut, anggaran APBD tahun 2023 ini berjumlah Rp. 3.945.870.856.00.
Menurutnya jumlah APBD tahun 2023 ini sangatlah besar, atas hal tersebut ia mengharapkan semua program yang direncanakan dapat segera terealisasikan.
“Dengan jumlah APBD yang besar, saya berharap semua program yang direncanakan dapat terealisasikan,” ungkapnya. (Advertorial)