Stok Minyak Goreng Curah yang Disediakan Pemerintah Dihentikan Sementara, Ini Kata DPRD Samarinda

oleh -
oleh
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Fuad Fakhruddin/IG @fuad_fakruddin

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Stok minyak goreng curah yang disediakan pemerintah sudah dihentikan sementara.

Pasalnya diduga ada oknum warga yang memanfaatkan bantuan pemerintah tersebut untuk dijual kembali dengan harga yang cukup tinggi.

Hal itu diketahui berdasarkan hasil pantauan Komisi II DPRD Samarinda.

“Pasalnya ada beberapa spekulan yang memanfaatkan momen ini dengan membeli banyak goreng curah untuk dijual kembali dengan harga yang tentunya lebih tinggi dari harga yang sudah di tetapkan oleh pemerintah pusat, ini yang tidak terkontrol sehingga ada aturan untuk di stop sementara,” kata Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Fuad Fakhruddin, Rabu (20/4/2022).

Selain itu, Fuad juga menjelaskan bahwa kuota minyak curah dari pemerintah pusat saat ini sudah mulai terbatas dibeberapa daerah, termasuk di Samarinda.

BERITA LAINNYA :  Gelar Seminar, Apoteker Samarinda Dorong Masyarakat Rajin Konsumsi Vitamin

“Kita ada program pemerintah untuk meluncurkan untuk pendistribusian minyak goreng curah cuma kan sekarang beberapa daerah kuotanya melampaui sehingga sekarang dilihat langka juga untuk minyak curah,” jelasnya.

Kendati demikian, stok minyak goreng kemasan masih tergolong aman. Meski dengan harga yang cukup tinggi.

“Tapi kalau minyak kemasan sampai saat ini masih aman. Stok di distributor besar juga masih banyak,” imbuhnya. (Advertorial)