Tanpa Anggaran Besar, HKG PKK Kaltim 2026 Tetap Meriah dan Penuh Prestasi

oleh -
oleh
Di Tengah Efisiensi Anggaran, HKG PKK Kaltim di Samarinda Tetap Cantik dan Meriah/ist

PUBLIKKALTIM.COM – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Samarinda menghadirkan pelaksanaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tingkat Kalimantan Timur (Kaltim) secara meriah meski berada dalam kondisi efisiensi anggaran.

Kegiatan yang berlangsung pada 27–28 Juni 2026 tersebut digelar di Sekretariat TP PKK Samarinda dan aula Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda.

Sebanyak 10 kabupaten dan kota se-Kaltim ikut berpartisipasi dalam agenda tahunan itu dengan mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”

Ketua TP PKK Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun, menyampaikan bahwa Samarinda mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah HKG PKK Tingkat Kaltim yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada 2025 dan baru terlaksana pada 2026.

“Alhamdulillah Samarinda kedapatan sebagai tuan rumah HKG tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Yang seharusnya kita laksanakan di tahun 2025 dan dilaksanakan kembali pada 2026,” ujar Rinda, Sabtu (27/6/2026).

Pameran UMKM hingga Layanan Kesehatan Ramaikan Acara

Rinda menjelaskan, pelaksanaan HKG PKK tahun ini tetap berjalan optimal meskipun pemerintah daerah menerapkan efisiensi anggaran.

Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak mengurangi semangat kader PKK untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kita tahu terjadi efisiensi anggaran di mana-mana, termasuk juga PKK Samarinda. Tapi dengan semangat untuk kemajuan, semangat untuk PKK, kami tetap melaksanakan kegiatan-kegiatan ini walaupun dalam keterbatasan tersebut,” katanya.

Rangkaian kegiatan HKG PKK Kaltim menghadirkan berbagai program yang melibatkan perangkat daerah, organisasi mitra, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Panitia menghadirkan pameran UMKM, pameran kesehatan, serta berbagai layanan masyarakat.

Selain menampilkan produk unggulan daerah dari 10 kabupaten dan kota, kegiatan tersebut juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan pelayanan keluarga berencana (KB) gratis.

“Alhamdulillah partisipasinya luar biasa. Kita melaksanakan pameran UMKM, pameran kesehatan juga, yang melibatkan berbagai lini organisasi baik kedinasan maupun lembaga-lembaga kemitraan,” jelas Rinda.

Ajang Menampilkan Capaian Program PKK

Tidak hanya menjadi wadah silaturahmi antar kader, HKG PKK Kaltim juga menjadi kesempatan bagi setiap daerah untuk memperlihatkan keberhasilan program PKK yang telah berjalan.

Panitia menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan seluruh bidang kerja PKK, mulai dari Sekretariat, Pokja I, Pokja II, Pokja III, hingga Pokja IV.

Beberapa perlombaan yang digelar di antaranya PKK Got Talent dari Sekretariat dengan tema penguatan 10 Program Pokok PKK, Lomba Penyuluhan PAAREDI Anti Judi Online dari Pokja I, serta Lomba Jingle Gelari Pelangi dari Pokja II.

BERITA LAINNYA :  Respon Soal Meningkatnya Pengangguran Akibat Covid-19, DPRD Samarinda: Bisa Diarahkan untuk Bangun Usaha Mandiri

Selain itu, Pokja III mengadakan Lomba Fashion Show Batik Khas Kabupaten/Kota se-Kaltim bertema “Pesona Batik Kaltim”.

Sementara Pokja IV menggelar Lomba Penyuluhan Cegah Stunting dengan tema peran kader PKK dalam pencegahan stunting menuju Generasi Emas 2045.

“Sebagai salah satu untuk menampilkan apa sih selama ini keberhasilan PKK kota yang ada di kabupaten dan kota di Kalimantan Timur,” ujar Rinda.

Dengan Anggaran Rp150 Juta, Samarinda Tetap Hadirkan Acara Berkualitas

Rinda mengungkapkan, pelaksanaan HKG PKK tahun ini memiliki perbedaan besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, terutama dari sisi pembiayaan.

Jika sebelumnya kegiatan serupa dapat menggunakan anggaran hingga miliaran rupiah, kali ini Samarinda melaksanakan kegiatan dengan anggaran sekitar Rp150 juta.

“Sangat berbeda sekali, terutama masalah anggaran. Biasanya kalau HKG bisa sampai miliaran, tapi alhamdulillah Samarinda pelaksananya dan benar-benar murni tanpa keterlibatan dari pihak provinsi. Samarinda bisa melaksanakan dengan biaya sekitar Rp150 juta,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, pemerintah provinsi hanya memberikan dukungan berupa hadiah bagi para pemenang lomba.

Sementara seluruh pelaksanaan kegiatan dikelola oleh TP PKK Samarinda.

“Provinsi hanya menanggung hadiah juara lomba. Tapi semuanya dilaksanakan oleh PKK Samarinda,” tambahnya.

Meski dengan anggaran terbatas, Rinda memastikan seluruh agenda tetap berjalan tanpa pengurangan kegiatan. Ia menyebut sekitar 1.500 hingga 2.000 peserta hadir setiap harinya selama pelaksanaan HKG PKK Kaltim.

“Tidak berkurang. Bagaimana Samarinda mengemas kegiatan ini menjadi cantik dan meriah,” tegasnya.

Menurut Rinda, makna utama HKG PKK bukan terletak pada kemewahan acara, melainkan pada kekuatan hubungan antar kader di seluruh Kaltim.

“Intinya bukan dari wow kegiatannya, tapi bagaimana kekompakan, solidaritas, dan silaturahminya antar kabupaten dan kota. Karena Hari Kesatuan Gerak PKK ini adalah untuk saling temu kader PKK yang ada di Kaltim,” pungkasnya. (*)

1.090 Tayangan