PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Adanya varian Omicron yang mulai terdeteksi di Kaltim turut diperhatikan anggota DPRD Samarinda.
Sebagai informasi, sebanyak tiga kru kapal ditemukan terkonfirmasi positif COVID-19 varian Omicron dan Delta oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Balikpapan.
Kapal Warga Negara Asing (WNA) asal China dengan lambung Kapal MV Ocean Treasure membawa kru sebanyak 22 orang.
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Balikpapan M Zainul Mukhorobin, mengatakan bahwa hasil sampel whole genome sequence (WGS), kru tersebut positif dan dikirim ke Puslitbangkes Kemenkes RI di Jakarta.
“Hasil WGSnya sudah keluar, hasilnya ada yang Omicron dan Delta totalnya 3 orang,” kata Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Balikpapan M Zainul Mukhorobin, Kamis (3/2/2022). .
Zainul membeberkan Kapal MV Ocean Treasure tersebut tiba di perairan adang bay Kabupaten Paser untuk memuat batu bara, pemeriksaan kesehatan pun dilakukan kepada kru kapal.
Karantina kepada kru kapal berbedera Hong Kong ini pun langsung dilakukan agar tidak menyebarkan virus baru ini kepada masyarakat yang lebih luas.
“Seluruh kru kapal dilakukan karantina di Teluk Adang Bay khususnya terhadap tiga kru kapal yang terkonfirmasi Omicron dan Delta,” ujarnya.
Meski sudah menjalani proses karantina, mulai adanya varian Omicron di Kalimantan ini juga diharap bisa menjadi kewaspadaan warga.
Pesan pun diberikan Damayanti, anggota DPRD Samarinda melalui awak media.
Ia mengingatkan untuk tetap aware pada penerapan protokol kesehatan.
“Ini harus menjadi kesepakatan bersama dan ujung tombak dari meningkat atau tidak virus Covid-19 adalah disiplin penerapan prokes,” kata Damayanti, Jumat (4/2/2022).
Lonjakan kasus Covid-19 ditambah dengan telah masuknya varian Omicron, diprediksi Damayanti akan berdampak pada pembelajaran tatap muka (PTM).
“Anak-anak harus sering diingatkan pentingnya prokes, karena sudah divaksin bukan berarti aman,” paparnya. (advertorial)