Beri Pembekalan Paskibraka, Helmi Abdullah Tekankan Peran Strategis Pemuda Hadapi Indonesia Emas 2045

oleh -
oleh
Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah/ist

PUBLIKKALTIM.COM – Generasi muda menjadi kelompok yang akan menentukan wajah Indonesia dalam dua dekade mendatang.

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, menilai pemuda memiliki posisi strategis untuk membawa bangsa menuju Indonesia Emas 2045 melalui penguasaan teknologi, keterlibatan demokrasi, dan kesiapan menjadi pemimpin masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Helmi saat memberikan pembekalan kepada calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Samarinda tahun 2026 di Samarinda, Sabtu (18/7/2026).

Ia menekankan bahwa bonus demografi harus menjadi kekuatan pembangunan, bukan sekadar angka statistik.

Menurut Helmi, dominasi kelompok usia muda dalam struktur penduduk Indonesia menjadi modal besar bagi kemajuan negara.

Ia mengatakan generasi muda harus membekali diri dengan kemampuan teknologi, wawasan luas, serta karakter yang kuat agar mampu bersaing di masa depan.

“Generasi muda hari ini akan menjadi pengendali perjalanan bangsa dua dekade mendatang. Karena itu, persiapkan kemampuan, bangun karakter, dan jadilah generasi yang siap mengambil tanggung jawab kepemimpinan,” ujar Helmi.

Politisi Gerindra ini menyebut perkembangan teknologi digital memberikan keuntungan besar bagi generasi muda.

Namun, ia mengingatkan kemajuan teknologi harus disertai kemampuan memilah informasi agar pemuda tidak mudah terjebak dalam penyebaran hoaks maupun informasi yang menyesatkan.

Ia juga menilai keterlibatan pemuda dalam demokrasi memiliki pengaruh besar terhadap masa depan pembangunan.

BERITA LAINNYA :  Atasi Banjir, Dewan Dorong Sinergi Pemkot- Pemprov

Menurutnya, suara generasi muda dalam pemilu akan menjadi salah satu faktor penentu dalam memilih arah kebijakan daerah dan nasional.

Helmi mengimbau para calon Paskibraka agar memanfaatkan ruang digital untuk kegiatan yang produktif dan edukatif.

Ia juga meminta mereka menolak segala bentuk politik uang karena dapat merusak kualitas demokrasi.

Selain kemampuan akademik, Helmi mendorong generasi muda memperkuat pengalaman sosial melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Ia meminta mereka memperluas pergaulan positif, meningkatkan budaya membaca, dan berani mengambil peran di tengah masyarakat.

“Pemimpin tidak hanya dibentuk dari kecerdasan berpikir, tetapi juga dari kedisiplinan, kepedulian, dan kemauan untuk melayani masyarakat,” katanya.

Menutup pembekalan, Helmi memberikan motivasi kepada para peserta agar berani memiliki cita-cita tinggi.

Ia berharap para calon Paskibraka tumbuh sebagai generasi yang optimistis dan siap mengambil peran dalam pembangunan bangsa.

“Jangan batasi impian kalian. Miliki cita-cita besar dan terus berusaha mewujudkannya, karena masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda,” tutur Helmi. (Adv)

1.009 Tayangan