Bone Indah Jaya Bersholawat, Wawali Saefuddin Zuhri Ingatkan Pentingnya Shalat dan Akhlak

oleh -
oleh
Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menghadiri acara Bone Indah Jaya Bersholawat dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-21 almarhum KH Zaini bin Abdul Ghoni atau Guru Sekumpul/ist

PUBLIKKALTIM.COM – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menghadiri acara Bone Indah Jaya Bersholawat dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-21 almarhum KH Zaini bin Abdul Ghoni atau Guru Sekumpul.

Kegiatan tersebut berlangsung di Workshop Bus Bone Indah Jaya Group, Jalan Kadrie Oening, Samarinda, Rabu (14/1/2026).

Ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Samarinda dan sekitarnya memadati lokasi acara.

Mereka mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan sejak awal hingga akhir.

Sejumlah ulama, habaib, dan santri dari berbagai majelis turut hadir dan menambah kekhidmatan suasana.

Diawali Sholawat dan Tausiah Ulama

Panitia membuka acara dengan lantunan sholawat dan doa bersama.

Suasana religius terasa kuat ketika jamaah melantunkan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW secara berjamaah.

Setelah itu, Habib Muhammad bin Muhdhor menyampaikan tausiah yang menekankan makna Isra Mi’raj dan haul ulama besar.

Dalam ceramahnya, Habib Muhammad menjelaskan bahwa haul bukan sekadar mengenang wafatnya seorang ulama, tetapi menjadi momentum untuk menghidupkan ajaran, nilai, dan akhlaknya.

Ia menyebut Guru Sekumpul sebagai sosok ulama yang mengajarkan cinta kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, serta sesama manusia.

Pesan Wakil Wali Kota Samarinda

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi kepada Bone Indah Jaya Group yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut.

Ia menilai kegiatan bersholawat dan peringatan hari besar Islam berperan penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menenangkan batin masyarakat.

Saefuddin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Samarinda terus mendukung kegiatan keagamaan yang menyejukkan dan membangun karakter masyarakat.

BERITA LAINNYA :  Cek Kedisiplinan Pegawai, Saefuddin Zuhri Lakukan Sidak di Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran Idul Fitri

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan moral dan spiritual warga.

“Peringatan Isra Mi’raj mengajarkan kita pentingnya shalat dan kedisiplinan dalam beribadah. Sementara haul Guru Sekumpul mengingatkan kita untuk meneladani akhlak ulama yang penuh ketawadhuan dan kasih sayang,” ujarnya.

Pentingnya Bakti kepada Orang Tua

Habib Muhammad juga menekankan pentingnya birrul walidain atau berbakti kepada orang tua.

Ia mengingatkan jamaah agar tidak menyakiti hati orang tua, baik melalui perkataan maupun perbuatan.

Menurutnya, ridha Allah SWT sangat bergantung pada ridha orang tua.

Ia mencontohkan Guru Sekumpul sebagai ulama yang sangat taat dan berbakti kepada orang tua serta guru-gurunya.

Nilai tersebut, kata dia, harus terus ditanamkan kepada generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Wujud Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah

Acara Bone Indah Jaya Bersholawat menjadi wujud sinergi antara dunia usaha, ulama, dan pemerintah dalam menjaga nilai-nilai religius di Samarinda.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keberkahan Kota Samarinda, serta kebaikan bagi seluruh jamaah yang hadir.

Melalui peringatan Isra Mi’raj dan Haul ke-21 Guru Sekumpul ini, masyarakat diharapkan semakin memperkuat iman, meneladani akhlak para ulama, dan meningkatkan bakti kepada orang tua sebagai jalan meraih ridha Allah SWT. (*)