Cari Tahu Penerapan E-Parking, Pekan Depan Komisi II DPRD Samarinda Akan Berkunjung ke Jakarta

oleh -
Novi Marinda Putri, Anggota Komisi II DPRD Samarinda/IG @kerabatnovi

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA –  Transaksi e-parking saat ini tengah gencar digalakkan Pemkot Samarinda.

Tujuannya yakni guna mengantisipasi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kick Off Pilot Project E-Parking dimulai sejak awal Mei 2021 lalu.

Diperkirakan pendapatan dari transaksi parkir bisa mencapai Rp 12 miliar per tahun.

Diketahui, parkir elektronik atau e-Parking merupakan sistem pembayaran nontunai.

Parkir elektronik ini, sudah mulai diterapkan di beberapa kota di Indonesia, diantaranya Kota DKI Jakarta.

Itu sebabnya pekan depan, Komisi II DPRD Samarinda akan menemui anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta.

Novi Marinda Putri selaku anggota Komisi II DPRD Samarinda, mengatakan pertemuan itu merupakan kunjungan kerja untuk mencari informasi lebih dalam terkait penerapan elektronik parkir.

“E-Parking di sana sudah berjalan. Kita ingin tahu bagaimana teknis penerapannya,” kata Novi sapaan akrabnya , Jumat (19/11/2021).

Lebih lanjut, Novi menyebut bahwa komisi II ingin mengetahui bagaimana sistem sosialisasi e-parking yang telah diterapkan di Ibu Kota Negara Indonesia tersebut.

BERITA LAINNYA :  Update Covid-19, Balikpapan Tambah 2 Pasien Positif Corona Per 14 Juni 2020

“Di Samarinda kan baru mulai diterapkan. Kita mau tahu ni pola-pola yang dipakai bagaimana,” tuturnya.

Mengenai target kunjungan, Politisi PAN itu ingin setelah agenda kunjungan pihaknya mendapat informasi terkait pemahaman kepada masyarakat atas kebijakan penggunaan teknologi elektronik, khususnya aplikasi e-parking.

“Kenapa masyarakat di sana bisa tertib dengan e-parking. Bahkan parkir pinggir jalan sudah pakai e-parking. Inikan sementara kita di sini untuk memahamkannya masih sulit,” jelasnya. (Advertorial)