PUBLIKKALTIM.COM – Kesejahteraan para tenaga kesehatan, khususnya perawat kembali disorot Dewan Samarinda.
Pasalnya, insentif para perawat di Samarinda dinilai masih belum memenuhi kata layak.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar.
Terkait hal itu, Deni sapaan akrabnya mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk memperhatikan kesejahteraan para perawat.
Deni mengaku telah menerima keluhan dari para perawat terkait permintaan untuk meningkatkan insentif.
“Beberapa waktu lalu saya menghadiri kegiatan pelantikan Ikatan Perawat Kota Samarinda, pada kesempatan tersebut para perawat meminta supaya insentifnya ditingkatkan lagi,” kata Deni Hakim Anwar.
Ia pun memahami betul kemampuan keuangan daerah yang belum mampu mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat, terutama terkait insentif yang kerap dikeluhkan.
Untuk itu, ia mendorong Pemkot Samarinda untuk terus meningkatkan potensi di semua sektor, sehingga sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Samarinda terus meningkat.
“Insentif ini ‘kan berkaitan dengan kemampuan fiskal. Nanti secara bertahap usulan-usulan itu akan dimasukkan di APBD yang akan datang, sehingga pos-pos ini bisa ditingkatkan,” ujarnya.
“Mudah-mudahan ada formula yang bisa kami terapkan untuk membantu para perawat di Kota Samarinda ini. Kita juga mendorong Pemkot untuk memaksimalkan potensi di semua sektor, karena kalau PAD meningkat pasti kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat,” pungkasnya. (Advertorial)