Diduga Akibat Tambang Batu Bara, Banjir Diiringi Lumpur Rendam Rumah Warga di Samarinda Utara

oleh -
oleh
Kondisi banjir di Gang Ulin, Kelurahan Sungai Siring, Samarinda Utara pada, Minggu (7/7/2024)/HO

PUBLIKKALTIM.COM – Minggu (7/7/2024), banjir diiringi pasir dan lumpur merendam sejumlah rumah warga RT 5, Gang Ulin, Kelurahan Sungai Siring,  Samarinda Utara.

Hujan lebat yang terus mengguyur Kota Tepian mengakibatkan limpahan air dan lumpur yang diduga berasal dari tambang batu bara semakin memperparah kawasan itu.

Menurut pengakuan salah satu warga warga RT 5, Gang Ulin, bahwa banjir di daerahnya sudah keempat kalinya terjadi dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama.

Menurutnya, banjir yang diiringi lumpur itu berasal dari tambang batu yang berada tidak jauh dari pemukiman warga.

“Banjir masuk ke sini sudah 4 kali ini, hujannya tadi sebentar aja, tapi di atas (hulu) yang deras. Banjirnya pasir campur lumpur sehingga tanaman mati semua,” ujar salah satu warga.

Ia menyebut banjir di daerahnya biasanya tidak berlangsung lama.

BERITA LAINNYA :  Hasil Asesmen Kemenkes, Balikpapan Masuk PPKM Level 1 hingga Januari 2023

Namun, jika hujan di hulu sungai masih deras, banjir bisa kembali naik dan semakin tinggi.

“Setelah banjir surut, saya harus membersihkan rumah seharian, pasirnya tebal,” tambahnya.

Dijelaskannya, banjir itu menyebabkan warga  tidak bisa beraktivitas seperti biasa.

Akses keluar rumah pun, ucapnya, lumpuh total.

Menurutnya, banjir kali ini merupakan yang paling dalam dibandingkan dengan banjir-banjir sebelumnya.

Ketinggian air mencapai kurang lebih 50 cm, atau selutut orang dewasa.

“Aktifitas terhambat, tidak bisa keluar. Yang paling dalam ini (Banjir),” pungkasnya. (*)

 

1.041 Tayangan