Dijemput Karena Diduga Positif Covid-19, Ini Respon Direktur Walhi Kaltim

oleh -
oleh
Suasana penjemputan oleh Satgas Covid-19 Samarinda/ IST
Suasana penjemputan oleh Satgas Covid-19 Samarinda/ IST

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Jumat sore (31/7/2020) dikabarkan tim dari Satuan Tugas Covid-19 Samarinda, terdiri dari tim medis, Satpol PP, dan Kepolisian, mendatangi Kantor Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kaltim, dan LBH Samarinda.

Satgas Covid-19 Samarinda menjemput tiga orang orang dari lembaga tersebut, lantaran diduga terkonfirmasi positif Covid-19.

Salah satu yang diduga terkonfirmasi positif dan turut diangkut oleh petugas, adalah Yohana Tiko, Direktur Eksekutif Walhi Kaltim.

Dihubungi via pesan WhatsApp, Yohana Tiko memberikan kronologis versinya.

Pada Kamis (30/7/2020) anggota Walhi Kaltim dan LBH Samarinda diswab oleh Satgas Covid-19.

Selanjutnya, pada Jumat (31/7/2020) satgas menyampaikan 3 orang dinyatakan positif Covid-19, salah satunya Yohana Tiko.

“Dari kesemuanya, 3 orang dinyatakan positif. Tetapi tidak ada bukti hasil swabnya,” kata Tiko, Jumat malam (31/7/2020).

BERITA LAINNYA :  Update Terbaru Kasus Covid-19 di Mahakam Ulu: 16 Pasien Sembuh, 2 Kasus Konfirmasi Baru

Pihaknya sudah meminta bukti resmi hasil laboratorium tes swab yang menunjukan hasil positif, namun tidak diberikan.

“Hasil lab-nya yang menunjukan positif belum ada kami lihat,” jelasnya.

Tiko mengaku ia dan kedua orang rekannya dipaksa melakukan perawatan di ruang isolasi RSUD IA Moeis Samarinda. Padahal dirinya saat ini dalam keadaan sehat dan tanpa gejala.

“Masih di RAUD IA Moeis, dan dipaksa tanda tangan penolakan dirawat,” pungkasnya. (*)