Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkot Balikpapan Bakal Tambah Isolasi Terpadu 

oleh -
oleh
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty/Diksi.co

PUBLIKKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Meledak kembali kasus Covid-19 di Kota Balikpapan menjadi sorotan Pemkot Balikpapan, dengan ditemukannya penambahan 678 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (20/2/2022).

Untuk mengantisipasi semakin meledaknya kasus Covid-19, Pemkot Balikpapan dalam hal ini Tim Satgas Covid-19 Kota Balikpapan akan menambah isolasi terpadu (isoter) bagi pasien yang sedang menjalani isolasi.

“Rencananya kita akan membuka kembali isolasi terpadu di Wisma Atlet,” kata Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty.

Untuk keterisian tempat tidur atau Bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit mencapai 39%, sementara untuk di lokasi isolasi mencapai 13%.

Ke depannya ia juga berharap, agar Embarkasi Haji Batakan dapat dibuka kembali untuk dijadikan isolasi terpadu untuk pasien yang terkonfirmasi positif seperti tahun sebumnya.

“Nanti Embarkasi Haji yang ada di Balikpapan Timur bisa dimanfaatkan lagi untuk Isoter. Mudah-mudahan Balikpapan juga mendapatkan dukungan untuk untuk menggunakan Embarkasi Haji,” katanya.

Diketahui kapasitas ruangan isolasi di Embarkasi Haji Batakan ada 482 kamar, dan jika ini dapat diaktifkan kembali maka di Balikpapan ada tiga tempat isolasi terpadu.

BERITA LAINNYA :  Tembus 30 Ribu Kasus Covid-19, Kaltim Masuk Peringkat 6 Nasional 

Selain itu pihaknya juga akan terus melakukan kerja nyata di lapangan dalam melakukan percepatan vaksinasi baik di sentra vaksin, puskesmas, maupun secara mobile, agar masyarakat hanya merasakan gejala ringan jika terpapar Covid-19.

“Untuk stok vaksin masih ada yakni AstraZaneca 760 dosis, Sinovac 10 dos (BIN) atau 230 dosis, Moderna 9.170 dosis, pfizer 8.064 dosis, sinovac 33.458 dosis,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, varian baru Omicron dan Delta telah masuk ke Kota Balikpapan beberapa waktu lalu dengan penyebarannya yang lebih cepat dibandingkan Covid-19 sebelumnya. (*)