Dorong Pemkot Perhatikan Drainase di Samarinda Seberang, Samri Shaputra: Serapan Air Sudah Tak Ada

oleh -
oleh
Wakil Komisi III DPRD Samarinda, Samri Saputra/IST

PUBLIKKALTIM.COM – DPRD Samarinda meminta Pemkot untuk turut memberikan perhatian terhadap kondisi drainase di Samarinda Seberang.

Pasalnya, di kawasan itu kerap terjadi banjir usai terjadi hujan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra.

Menurutnya, drainase di Samarinda Seberang sudah tidak sempurna seperti dulu.

“Sementara banjir di daerah Seberang ini terkadang agak lama surutnya karena drainasenya sudah tidak sempurna seperti dulu. Maka dari itu sebenarnya yang dibutuhkan adalah normalisasi,” ujar Samri.

Ia menambahkan, adapun faktor lain yang juga menyebabkan air sulit mengalir, yakni karena banyaknya sampah, maupun sedimentasi yang memenuhi saluran drainase.

“Ada yang dangkal sedimentasinya, kemudian juga faktor sampah, nah ini yang jadi perhatian,” ungkapnya.

Menurut Samri, kondisi drainase di daerah tersebut dirasa sudah tidak maksimal.

BERITA LAINNYA :  Kinerja 2019, Pupuk Kaltim Lebihi Target Produksi Amoniak hingga 102,27 %

Ia menilai bahwa ukuran parit saat ini sudah tak mampu menampung volume air ketika tingkat curah hujan tinggi.

“Misal parit juga memang sudah ada, tapi dia di lapis lagi yang membuat ukurannya semakin kecil. Awalnya 1 meter jadi sisa setengah meter, dalamnya juga jadi dangkal,” jelasnya.

Kendati demikian, ia menyarankan agar pihak Pemkot Samarinda dapat kembali menggencarkan normalisasi drainase.

“Karena serapan-serapan air sudah tidak ada, kalau bisa drainase harusnya diperbesar,” pungkasnya. (Adv)