PUBLIKKALTIM.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mempercepat pengembangan ruang publik melalui sejumlah proyek strategis.
Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri memimpin rapat pembahasan Presentasi Pembangunan Teras Samarinda 3, penataan Masjid Darunni’mah, dan rencana Taman Keledang di Balai Kota, Jumat (12/6/2026).
Andi Harun menegaskan bahwa setiap proyek harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar memperindah wajah kota.
Ia meminta seluruh perencana memperhatikan aspek fungsi, aksesibilitas, dan kenyamanan publik secara menyeluruh.
Teras Samarinda 3 Dikembangkan sebagai Ruang Publik Terpadu
Dalam sesi pertama, konsultan memaparkan masterplan Teras Samarinda 3 yang menghubungkan kawasan eks Taman Teluk Lerong Garden hingga area Intake Teluk Lerong milik Perumda Tirta Kencana.
Kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu di tepian Sungai Mahakam dengan berbagai fasilitas olahraga dan rekreasi.
Rencana pembangunan mencakup jogging track, halte, area fitness dan gym, lapangan basket, serta jembatan penghubung antarzona.
Konsultan juga menyampaikan kebutuhan anggaran atau Rencana Anggaran Biaya (RAB) kepada pemerintah kota.
Andi Harun menyetujui konsep tersebut, namun menambahkan catatan penting terkait fasilitas ibadah. Ia menegaskan perlunya mushala di kawasan tersebut.
“Tidak usah terlalu besar, yang penting cukup dan bisa digunakan bergantian,” ujar Andi Harun.
Penataan Masjid Darunni’mah Fokus pada Fungsi dan Kenyamanan
Pembahasan kemudian berlanjut pada desain fasade Masjid Darunni’mah di kawasan Karang Asam.
Pemkot mendorong pembaruan tampilan depan masjid agar lebih representatif tanpa mengabaikan fungsi utama sebagai tempat ibadah.
Andi Harun meminta perencana memperhatikan kondisi lantai dalam masjid yang membutuhkan perbaikan.
Ia juga menyoroti bagian belakang bangunan yang mengalami penurunan struktur.
“Bagian belakang yang lantainya turun itu jangan sampai terlupa. Itu harus menjadi perhatian,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peningkatan fasilitas pendukung seperti toilet dan tempat wudhu agar jamaah merasa nyaman dalam beribadah.
“Jangan sampai masjidnya bagus, tetapi toilet dan tempat wudhunya tidak,” ujarnya.
Taman Keledang Jadi Ruang Hijau Baru Warga
Pada sesi akhir, pemerintah kota memaparkan rencana pembangunan Taman Keledang di Kelurahan Sungai Keledang.
Taman ini diusulkan langsung oleh Andi Harun sebagai ruang terbuka hijau baru bagi masyarakat.
Pemkot menargetkan taman tersebut menjadi ruang interaksi sosial, tempat rekreasi keluarga, dan area aktivitas warga.
Kehadiran taman ini juga diharapkan memperkuat kualitas lingkungan perkotaan yang lebih hijau, sehat, dan nyaman.
Melalui tiga proyek tersebut, Pemkot Samarinda menegaskan komitmennya membangun kota yang tidak hanya modern secara visual, tetapi juga inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*)