PUBLIKKALTIM.COM – Wali Kota Samarinda Andi Harun menerima audiensi perwakilan Lembaga Adat Dayak Kenyah di Balai Kota Samarinda, Jumat (12/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas persiapan Festival Budaya Dayak Kenyah yang akan berlangsung di Desa Budaya Pampang.
Dalam pertemuan itu, Andi Harun hadir bersama Kepala Badan Kesbangpol Samarinda Josua Laden.
Sementara dari pihak penyelenggara, Ketua Pokdarwis Desa Budaya Pampang Yusak Lukas memaparkan sejumlah rencana kegiatan serta target dampak ekonomi dari pelaksanaan festival tahun ini.
Yusak Lukas menjelaskan bahwa festival budaya ini akan melibatkan warga Dayak Kenyah serta pelaku UMKM di sekitar kawasan Pampang.
Ia menargetkan perhelatan tahun ini dapat lebih meriah dibanding tahun sebelumnya sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
“Mimpi kami, Pak Wali, bisa sama seperti tahun sebelumnya meriah dan UMKM warga sekitar ikut terdampak,” ujar Yusak.
Ia mencatat pada pelaksanaan sebelumnya, festival berhasil menarik sekitar 4.200 wisatawan, mayoritas wisatawan lokal.
Selain itu, 80 pedagang ikut berpartisipasi dan mencatat perputaran uang sekitar Rp180 juta selama kegiatan berlangsung.
“Sangat bermanfaat,” tambah Yusak singkat.
Hadirkan Atraksi Baru Budaya Dayak Kenyah
Panitia festival tahun ini menyiapkan sejumlah atraksi baru untuk menarik lebih banyak pengunjung.
Yusak menyebut pihaknya akan menampilkan Upacara Adat Alaq Leto, yaitu ritual pernikahan adat Dayak Kenyah kuno yang belum pernah ditampilkan pada festival sebelumnya.
Selain itu, panitia juga menjadwalkan pertunjukan tarian sumpit.
Pengunjung tidak hanya menyaksikan, tetapi juga dapat mencoba langsung olahraga tradisional tersebut sebagai bagian dari pengalaman wisata budaya.
“Promosi sudah kami lakukan sejak bulan lalu lewat media sosial dan warga sangat antusias,” kata Yusak.
Andi Harun Siap Bantu Kekurangan Anggaran
Yusak menjelaskan total kebutuhan anggaran festival mencapai Rp296 juta, namun panitia masih mengalami kekurangan sekitar Rp123 juta.
Kekurangan tersebut akan ditutup melalui penjualan tiket masuk serta dukungan pihak ketiga.
Menanggapi hal itu, Andi Harun menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival tersebut.
Ia menegaskan komitmennya untuk memastikan kegiatan tetap berjalan meriah.
“Intinya kegiatan ini harus tetap jalan dan meriah seperti pelaksanaan tahun sebelumnya. Untuk kekurangan dananya, saya siap bantu,” ujar Andi Harun.
Ia menilai Festival Budaya Dayak Kenyah tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga motor penggerak ekonomi masyarakat Desa Pampang. (*)