DPRD Kaltim Soroti Kasus Perundungan, Dorong Orangtua Perhatikan Perkembangan Anak

oleh -
oleh
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati/HO

PUBLIKKALTIM.COM – Kasus perundungan yang dilakukan oleh satu anak remaja kepada remaja lainnya turut direspon Komisi IV DPRD Kaltim.

DPRD Kaltim sangat menyayangkan kasus tersebut karena terjadi di Kaltim.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati.

Ia mengingatkan orangtua untuk terus mengawasi anak-anaknya agar kasus perundungan tak terjadi lagi.

Menurutnya, orangtua perlu lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan anak.

“Waktu yang paling banyak mengawasi yaitu di rumah, oleh karena itu sesibuk apapun orang tua harus memperhatikan perkembangan anak,” ujar Puji, baru baru ini.

Ia juga mengingatkan kepada setiap orangtua, bahwa saat ini telah berlaku peradilan anak yang mana hal itu bukan sebagai hukuman kepada anak yang melakukan tindakan diluar batas, melainkan peradilan itu sebagai pendidikan kepada anak tersebut.

“Sehingga dalam hal ini ada kematangan dalam berpikir anak tersebut,” ucapnya.

BERITA LAINNYA :  Komisi II DPRD Samarinda Minta Pemkot Lakukan Komunikasi dengan PKL

Sebagaimana diketahui, kasus perundungan terjadi di Kaltim tak hanya sekedar perundungan namun juga mendapatkan kontak fisik.

Terkait hal itu, Puji menyebut para anak remaja sedikit banyaknya mendapatkan nilai pendidikan perilaku pada suatu fasilitas pendidikan di mana tempat mereka bersekolah, kendati demikian bukan berarti peran orangtua tak penting dalam tumbuh kembang seorang anak.

“Saya salahkan orang tua, karena orang tua paham dan lebih tau gerak gerik sang anak, kemudian anak anak jangan diberikan fasilitas lebih di luar usianya,” pungkasnya. (advertorial)