“Samarinda memiliki sekitar 800 ribu penduduk, bahkan bisa sampai satu jutaan jika dihitung dari mobilitas warga dari luar yang keluar masuk kota, sehingga dipersiapkan dari sekarang adalah peningkatan kompetensi SDM lokal,” ujar Subandi baru-baru ini.
Seiring dengan pemindahan IKN, sektor perdagangan dan jasa di Kota Samarinda sudah mulai mengalami perkembangan pesat.
Hal ini tentu akan meningkatkan transaksi ekonomi, mulai dari padatnya aktifitas perdagangan di pelabuhan, pasar dan banyaknya pusat-pusat perbelanjaan serta hotel berbintang.