DPRD Samarinda Dorong Masyarakat Tingkatkan Kualitas SDM dalam Menyambut IKN Nusantara

oleh -
oleh
Wakil Ketua DPRD Samarinda Subandi/IG @h.subandi

PUBLIKKALTIM.COM – DPRD Samarinda mengajak masyarakat mulai mempersiapkan Sumber Daya manusia (SDM) yang unggul dan kompeten dalam menyambut Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Pasalnya, dewan menilai kepindahan IKN ke Kaltim pastinya akan memberikan dampak terhadap daerah-daerah sekitarnya termasuk Samarinda.

Samarinda yang merupakan daerah penyangga dan juga Ibu Kota Kaltim tentu akan merasakan dampaknya baik segi ekonomi maupun SDMnya.

Oleh sebab itu Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri.

“Samarinda memiliki sekitar 800 ribu penduduk, bahkan bisa sampai satu jutaan jika dihitung dari mobilitas warga dari luar yang keluar masuk kota, sehingga dipersiapkan dari sekarang adalah peningkatan kompetensi SDM lokal,” ujar Subandi baru-baru ini.

Seiring dengan pemindahan IKN, sektor perdagangan dan jasa di Kota Samarinda sudah mulai mengalami perkembangan pesat.

Hal ini tentu akan meningkatkan transaksi ekonomi, mulai dari padatnya aktifitas perdagangan di pelabuhan, pasar dan banyaknya pusat-pusat perbelanjaan serta hotel berbintang.

Ini membuat Kota Samarinda menjadi magnet utama bagi pendatang.

“Tantangan terbesarnya adalah seberapa siap SDM lokal menghadapi SDM dari luar dengan segala keunggulan kompetensinya,” jelasnya.

Politisi PKS ini mengaku, tidak bisa dipungkiri bahwa SDM dari luar daerah memang menduduki jabatan penting di korporasi Samarinda.

BERITA LAINNYA :  DPRD Samarinda Tagi Solusi Nyata Pemkot dan Pertanyakan Representasi Paguyuban Pedagang Pasar Subuh

Kendati demikian, Subandi menyebut bukan saatnya lagi warga lokal menjadi pekerja kelas bawah.

Harus ada upaya untuk warga lokal menduduki posisi penting di beberapa instansi atau perusahaan yang ada di Samarinda.

Sementara salah satu faktor yang mesti dikuatkan untuk meningkatkan kualitas SDM adalah melalui sektor pendidikan.

“Ini penting karena saat ini di Kota Samarinda masih kekurangan pekerja yang memiliki keahlian khusus dan peran pendidikan vokasi akan berdampak besar bagi kemajuan industrialisasi dan jasa di Kota Samarinda sebagai penyangga IKN,” jelasnya.

“Prinsipnya pendidikan adalah alat untuk meningkatkan derajat masyarakat, hal yang menjadi PR bagi wajah kota agar bisa menekan atau paling tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah, dalam artian tidak ada lagi Angkatan kerja hanya dari taraf lulusan SD atau SMP,” pungkasnya. (Adv)

1.096 Tayangan