Ekonomi Rakyat, Anggota DPRD Kaltim Minta Pemerintah Jaga Eksistensi Pasar Tradisional

oleh -
oleh
Pedagang ayam di Pasar Segiri Samarinda

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Masuknya ekonomi makro di bidang minimarket turut menimbulkan kekhawatiran bagi anggota DPRD Kaltim, Safuad.

Terkait hal itu, Safuad khawatir ekonomi minimarket di kota-kota besar yang sudah mulai merambah sektor dagangan fresh seperti sayuran, daging dan lainnya akan menggerus ekonomi masyarakat di pasar tradisional.

Hal ini disebutnya butuh perhatian dari pemerintah. Diantaranya dengan melakukan penataan dan pengembangan pasar-pasar tradisional di daerah.

Pasar tradisional disebutnya harus tetap diperhatikan agar tetap bisa bersaing dengan pasar modern.

“Saat ini perkembangan pasar modern sudah mulai meluas. Tetapi, perkembangan pasar modern ini juga tak harus menggerus pasar tradisional yang sudah lama ada. Pemerintah bisa berikan andil dalam hal penataan serta perawatan pasar tradisional di daerah,” ujarnya.

Selain itu, disampaikannya, pemerintah juga bisa berikan andil dalam pemantauan barang-barang langka di pasar tradisional.

BERITA LAINNYA :  Berawal dari Transaksi Seks, Seorang Mahasiswa di Kuningan Tega Habisi PSK Online

Hal ini diperlukan karena masyarakat dapat terus datang ke pasar tradisional, jika mereka masih dapat temukan barang yang ingin ia beli, serta ditunjang dengan kenyamanan dan kebersihan di pasar tradisional.

“Eksistensi pasar tradisional harus dijaga. Kebutuhan-kebutuhan masyarakat di pasar tradisional juga harus dijaga ketersediannya. Pasar tradisional itu ekonomi rakyat yang terus bergulir tiap hari. Dengan menjaga eksistensi pasar tradisional, sama saja pemerintah berikan andil langsung kepada masyarakat,” ucapnya. (advertorial) 

 

1.085 Tayangan