Jelang Pelantikan Sebagai Walikota Bontang, Basri Rase Sebut Tak Ada Program 100 Hari

oleh -
oleh
Basri Rase, Wali Kota Bontang terpilih saat berfoto dengan pemilik kedai kopi Setiap Hari, di Jalan Juanda Samarinda

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang terpilih, direncanakan akan dilantik oleh Gubernur Kaltim, pada April 2021 mendatang.

Jadwal itu disesuaikan dengan masa akhir jabatan kepala daerah sebelumnya.

Jelang pelantikan kepala daerah hasil Pilwali Bontang 2020, berbagai rencana kerja telah disiapkan oleh Wali Kota Bontang terpilih, Basri Rase.

Ditemui di kedai kopi Setiap Hari, Sabtu malam (13/3/2021), Basri Rase bercerita tentang rencana terdekat pasca dilantik menjadi Wali Kota Bontang.

Meski bicara program, Ketua DPC PKB Bontang itu menjelaskan tidak ada rencana program 100 hari pasca dilantik. Dirinya tak ingin muluk-muluk dengan adanya program 100 hari.

“Apa sih program 100 hari itu. Pemerintah itu kan berjalan sesuai dengan rencana PO pemerintah dan RJPMD,” kata Basri Rase, ditemui Sabtu malam (13/3/2021).

BERITA LAINNYA :  Kabar Baik, PTM di Balikpapan Mulai Hari Senin Akan Dibuka 100 Persen

Usai dilantik Basri Rase bersama Najirah, akan fokus pada konsolidasi kabinet di Pemkot Bontang, persiapan perencanaan-perencanaan pembangunan, hingga mempercepat proses lelang.

“100 hari kami akan lakukan konsolidasi, persiapkan perencanaan, kabinet-kabinet, dan mempercepat proses pelelangan,” jelasnya.

Menurutnya, wali kota dan wakil wali kota bekerja sesuai sistem yang telah dibangun dan program yang telah disusun.

Pihaknya baru akan menyusun target dan program pada tahun kedua periode kepemimpinan.

“Tidak ada target muluk 100 hari. Program baru bisa berjalan di tahun berikutnya, yang dimulai dengan RJPMD,” pungkasnya. (*)