Jika Kebutuhan Minyak Goreng Dalam Negeri Telah Terpenuhi, Jokowi Akan Cabut Larangan Ekspor 

oleh -
Presiden Jokowi/merdeka.com

PUBLIKKALTIM.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mencabut larangan ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng jika kebutuhan dalam negeri telah terpenuhi.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam keterangan pers melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, dikutip Senin (2/5/2022).

“Begitu kebutuhan dalam negeri sudah terpenuhi tentu saya akan mencabut larangan ekspor. Karena saya tahu negara perlu pajak, devisa, surplus neraca perdagangan. Tapi memenuhi kebutuhan pokok rakyat adalah prioritas penting,” kata Jokowi.

Kepala negara lantas meminta kesadaran industri minyak kelapa sawit memprioritaskan dan mencukupi kebutuhan minyak goreng di dalam negeri.

Jokowi menyoroti krisis minyak goreng di dalam negeri yang tidak kunjung kelar meski sudah berlangsung kurang lebih empat bulan.

Karena itu, kata Jokowi, tidak mungkin membiarkan kondisi tersebut.

BERITA LAINNYA :  Menteri PPN Sebut IKN Akan Dijalankan Pemerintah Khusus, Ini Respon Akademisi FH Unmul 

Sebab, berbagai kebijakan telah diterapkan, namun tetap saja tak efektif.

“Sebagai negara produsen minyak sawit terbesar di dunia, ironis kita malah mengalami kesulitan mendapatkan minyak goreng,” kata Jokowi.

Sebagaimana diketahui, Jokowi sudah membuat keputusan dengan melarang sementara ekspor produk minyak kelapa sawit secara resmi berlaku mulai Kamis (28/4/2022).

Keputusan tersebut akan dicabut jika kebutuhan minyak goreng di dalam negeri telah terpenuhi. (*)