Kritik Pemerintah Soal Booster Jadi Syarat Mobilitas, Fadli Zon: Kenapa Persulit Rakyat?

oleh -
Fadli Zon/fajar.co.id

PUBLIKKALTIM.COM – Anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon mengkritik rencana pemerintah bakal memberlakukan vaksin booster sebagai syarat mobilitas masyarakat dari udara, darat, hingga laut, maksimal dua pekan lagi.

Melalui cuitan nya yang dibagikan kepada wartawan, Selasa (5/7/2022).

Fadli Zon menyinggung soal kondisi pandemi saat ini.

Menurutnya, di Eropa dan belahan dunia lain, tak ada lagi syarat memakai masker maupun vaksin booster.

“Seharusnya sudah di ujung pandemi, di Eropa, AS dan benua lain hampir tak ada yang pakai masker bahkan tak ditanya vaksin booster,” ungkap Fadli Zon.

Fadli Zon mengaku heran jika kemudian mobilitas masyarakat di Indonesia dipersulit dengan aturan booster.

“Kenapa mempersulit mobilitas rakyat?” kata Fadli Zon.

Sebelumnya, koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan pemerintah bakal memberlakukan syarat vaksinasi booster untuk mobilitas masyarakat di ruang publik.

Syarat itu bakal diterapkan maksimal dua minggu lagi.

BERITA LAINNYA :  Bentangkan Poster ke Jokowi, Peternak Ayam Diamankan Polisi, Fadli Zon: Tolong Bebaskan

Hal ini, kata Luhut, didasarkan pada hasil Rapat Terbatas Kabinet yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Selain itu, nantinya kebijakan baru ini akan diatur melalui peraturan Satgas dan peraturan turunan lainnya.

“Pemerintah akan kembali menerapkan kebijakan insentif dan disinsentif dengan kembali mengubah dan memberlakukan persyaratan vaksinasi booster sebagai syarat mobilitas masyarakat ke area publik. Selain itu, pemerintah juga akan kembali menerapkan persyaratan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan baik udara, darat, maupun laut, yang akan dilakukan maksimal dua minggu lagi,” pungkasnya Luhut dalam keterangan tertulis. (*)