PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Pentaaan ulang Polder Air Hitam, penataan pedagang kaki lima (PKL) juga diagendakan oleh Pemkot Samarinda.
Terkait ini, dewan di DPRD Samarinda meminta pemkot untuk memikirkan pula nasib pada PKL.
Fuad Fakhruddin, Ketua Komisi II DPRD Samarinda mengungkap pemkot tidak boleh menutup mata atas nasib para PKL.
“Kita tentunya ingin terus mendorong kegiatan penataan terhadap seluruh persoalan yang ada di Kota Samarinda, untuk dibenahi secara menyeluruh, baik terkait PKL ataupun fasilitas umum lainnya,” ungkap Fuad, Rabu (16/3/2022).
Skema penataan PKL di Polder Air Hitam bisa mencontoh pengelolaan seperti di Tepian Sungai Mahakam.
Para PKL bisa dikelola dengan baik dengan menggandeng CSR perusahaan.
Akhirnya, baik wadah berjualan dan tata letak PKL bisa dibuat semenarik mungkin dan menambah daya tarik Polder Air Hitam. (advertorial)