PUBLIKKALTIM.COM – Berbagai upaya terus dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) untuk meningkatkan keterampilan pemuda di Bumi Etam.
Pada Desember mendatang, Dispora Kaltim akan menggelar seleksi kreativitas pemuda tingkat provinsi.
Seleksi itu dilakukan sebagai langka awal untuk menjaring tingkat kreativitas pemuda tingkat provinsi dan persiapan menuju tingkat nasional.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Bahri, pada Rabu (20/11/2024).
“Yang terbaik tingkat provinsi akan mengikuti seleksi di tingkat nasional. Seleksi ini akan berlangsung pada Desember tahun ini, ” ujar Bahri.
Disampaikannya, ajang itu merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk mencari talenta muda di seluruh Indonesia.
Ajang ini menjadi pintu bagi talenta muda di berbagai bidang seperti film, teknologi informasi (IT), fesyen, kuliner, dan lain-lain untuk menembus kompetisi nasional.
“Seleksi ini diadakan setiap tahun untuk kreativitas pemuda di berbagai bidang, termasuk film, IT, fesyen, dan kuliner. Bagi yang berbakat, ini adalah kesempatan besar karena karya mereka bisa dibawa ke tingkat nasional,” ucapnya.
Ia memastikan informasi lomba telah disampaikan ke seluruh Dispora di kabupaten dan kota se-Kaltim.
“Lomba ini sudah diumumkan ke seluruh Dispora kabupaten dan kota. Kami berharap lebih banyak pemuda yang ikut berpartisipasi dan mengasah kreativitas mereka,” harapnya.
Program ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi para pemuda untuk menunjukkan potensi mereka.
Tidak hanya sekadar lomba, proses seleksi ini juga menjadi kesempatan untuk mengasah keterampilan dan menyiapkan diri menghadapi persaingan yang lebih besar di tingkat nasional.
Bahri menyampaikan, Kaltim pernah mencatat prestasi membanggakan di ajang nasional, terutama di bidang film.
Dua tahun lalu, pemuda Kaltim berhasil meraih juara pertama di kategori tersebut.
Selain film, bidang IT juga menjadi salah satu fokus utama. Pemuda di bidang ini dapat menunjukkan keahlian mereka baik di perangkat keras maupun perangkat lunak.
Begitu pula di sektor fashion dan kuliner, yang mendorong peserta untuk menciptakan produk kreatif dan inovatif.
“Alhamdulillah, Kalimantan Timur pernah juara satu di kategori film. Makanya saya selalu mengajak para pemuda untuk mencoba. Siapa tahu bakat mereka bisa berkembang lebih jauh,” pungkasnya. (advertorial)