Soal Direct Call, Ketua Komisi II DPRD Kaltim Beri Respon Positif

oleh -
oleh
Veridiana Huraq Wang, Ketua Komisi II DPRD Kaltim

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA– Program direct call atau kegiatan ekspor-impor Kaltim keluar negeri di Pelabuhan Kariangau rencananya akan diresmikan pada 23 Maret mendatang. Program tersebut disambut baik Ketua Komisi II DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang.

Veridiana optimis program direct call itu nantinya mampu berkontribusi pada pendapatan daerah. Dengan dibukanya akses perdagangan internasional di Pelabuhan Kariangau, hasil bumi Kaltim dapat dibawa langsung menggunakan kapal besar.

“Ini adalah kemajuan yang signifikan dari kerja sama Pelindo IV. Sehingga Kaltim bisa mengekspor hasil buminya langsung keluar negeri,” tutur Veridiana saat diwawancara di ruang rapat Komisi II DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Karang Paci, Rabu (11/3/2020).

Seperti diketahui, Pelabuhan Kariangau dikelola Perusahaan Daerah PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT).

“Ini merupakan terobosan sangat bagus sekali bagi Kaltim untuk mempromosikan dan memperkenalkan bahwa Kaltim memiliki pelabuhan yang representatif untuk kapal-kapal besar,” terangnya.

Ia menambahkan, dalam draft bisnis yang disusun oleh Pelindo IV berencana memperluas Pelabuhan Kariangau dengan sejumlah fasilitas dan peralatan. Pasalnya, di sana masih ada sekitar 72,5 hektare lahan yang mempunyai peluang untuk dikembangkan.

BERITA LAINNYA :  Apresiasi Kebijakan Samarinda Bebas Zona Tambang 2026, Pradarma Rupang: Jangan Sampai Hanya Berupa Jargon Saja

Namun sayangnya, program itu belum bisa terlaksana. Lantaran PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) masih terhalang persoalan internal dengan induk perusahaan Melati Bhakti Satya (MBS).

“Kalau tidak salah seharusnya sudah dilakukan. Cuma terkendala dari pihak PT KKT yang memang ada persoalan dengan PT MBS,” ungkapnya.

Jauh hari sebelumnya, Veridiana mengatakan anggota Komisi II sudah mengadakan rapat dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kaltim. Di rapat itu, dijadwalkan direct call di Pelabuhan Kariangau pada 23 Maret nanti. (*)

1.078 Tayangan