Terpidana Korupsi Mantan Direktur Teknik Garuda Indonesia Tutup Usia

oleh -
oleh
Hadinoto Soedigno/bisnis.com

PUBLIKKALTIM.COM – Minggu (19/12/2021), mantan Direktur Teknik Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno meninggal dunia.

Terdakwa korupsi yang kasusnya diusut KPK itu sempat dirawat di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta karena sakit.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengungkapkan Hadinoto meninggal pada pukul 14.00 WIB karena sakit.

“Informasi yang kami peroleh benar. (Hadinoto) meninggal dunia pada sekitar pukul 14.00 WIB di RS Abdi Waluyo, Jakarta, karena sakit,” ujarnya, Minggu (19/12) dikutip dari Kompas.com.

Diketahui, Hadinoto adalah terpidana tindak pidana korupsi yang divonis 8 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan, Juni tahun lalu.

Hadinoto terbukti telah melakukan tindak pidana pencucian uang terkait pesawat Airbus A330 dan A320, ATR 72 Serie 600, CRJ 1000 NG, serta mesin Rolls-Royce Trent 700.

BERITA LAINNYA :  Di Acara Musancab, Safaruddin Ingat Ini ke Kader Soal Paslon Edy-Rendi di Pilkada Kukar

Fikri mengatakan Hadinoto sempat mendapatkan perawatan medis setelah mendapatkan rekomendasi dari dokter Rutan KPK.

“Saat ini jenazah telah diserahkan oleh perwakilan tim jaksa bersama pihak Rutan KPK kepada pihak keluarga almarhum,” pungkas Fikri. (*)

 

1.119 Tayangan