PUBLIKKALTIM.COM – Sejumlah daerah di Indonesia melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Diantaranya yang melakukan aksi yakni mahasiswa di Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam aksinya, para mahasiswa menyandera truk tangki milik Pertamina, kemudian menggunakannya untuk memblokade jalan pada Sabtu (3/9).
Selain itu, mahasiswa juga membakar ban bekas.
Dilansir dari CNNIndonesia, demonstrasi penolakan kenaikan harga BBM di Makassar terjadi di sejumlah titik.
Hingga pukul 21.50, terpantau tiga demonstrasi di depan kampus UMI, kampus UNM, dan di pertigaan Jalan APPettarani – Jalan SultanAlauddin.
Pihak kepolisian melakukan pengamanan di lokasi demonstrasi yang memicu kemacetan tersebut.
Para mahasiswa menolak kebijakan pemerintah yang menaikan harga BBM bersubsidi.
Menurut mereka, kenaikan itu akan menjadi beban masyarakat kecil yang saat ini tengah berupaya mengembalikan roda perekonomian.
Jika pemerintah tidak mengembalikan harga BBM bersubsidi ke semula, mahasiswa mengancam akan terus melakukan aksi unjuk rasa hingga tuntutannya dipenuhi. (*)