PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Sejak tanggal 22 September silam, Calon Walikota Samarinda Andi Harun resmi mengundurkan diri sebagai wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur.
Otomatis, kursi wakil Ketua II DPRD Kaltim saat ini sedang kosong.
Atas dasar itu, maka partai Gerindra sebagai partai yang mengusung Andi Harun harus mencari penggantian di dalam Fraksi Gerindra DPRD Kaltim. Beberapa nama muncul ke permukaan.
Seno Aji, Bagus Susetyo, Reza Fachlevi dan Ekti Imanuel yang juga duduk di kursi parlemen dikabarkan ditunjuk oleh DPD Gerindra Kaltim.
Ketika dikonfirmasi oleh Andi Harun, Kamis (1/10/2020) mengatakan, ada tiga calon yang direkomendasikan oleh DPD Gerindra Kaltim.
Meskipun ada tiga nama yang diusulkan, semua keputusan akhir berada di tangan DPP.
“Menggantikan wakil Ketua sudah diluruskan, di DPD sudah diusulkan DPP. Siapa yang diusulkan itu kami tidak boleh mendahului keputusan DPP,” ujar Andi Harun.
Meskipun begitu, Andi Harun enggan menyebutkan ketiga nama yang diusulkan. Dari ketiga orang itu, satu orang yang menjadi prioritas DPD.
“Yang jelas anggota dewan karena yang menggantikan anggota fraksi kan. Tapi di surat itu keputusan teman-teman ada prioritas. Tapi itu usulan DPD. Hak preogatif di DPP di pak Prabowo,” pungkas Andi Harun. (advertorial)