PUBLIKKALTIM.COM – Kemajuan teknologi saat ini dapat memberikan kemudahan dalam menyelesaikan tugas-tugas di pemerintahan, namun di sisi lain juga memberikan tantangan dan potensi ancaman.
Guna mengantisipasi hal itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda melalui Bidang Persandian dan Statistik, menyelenggarakan Sosialisasi Security Awareness.
Sosialisasi itu mengusung tema ‘Kenali Modus Kejahatan Malware Berjenis Dot PDF dan Dot APK’.
Kegiatan itu dilaksanakan di Ruang Rapat Mangkupelas, Kompleks Balai Kota Samarinda.
Dalam kesempatan itu, Kepala Bidang (Kabid) Persandian dan Statistik Diskominfo Samarinda, Agus Sri Hartoyo mengatakan kegiatan sosialisasi Security Awareness pegawai yang ada di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik di kelurahan, kecamatan, Puskesmas yakni untuk mendapatkan informasi mengenai keamanan siber data.
“Diharapkan (sosialisasi) bisa meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian apabila ada serangan atau potensi ancaman terhadap file lampiran yang kadang kita temukan,” ujarnya.
Agus menekankan serta berpesan kepada 50 peserta yang hadir, agar menjadi agen dalam menyebarkan informasi dan menularkan ilmu kepada rekan-rekan di unit kerjanya masing-masing.
“Penerapan tata kelola pemerintahan keamanan informasi pada saat ini sudah menjadi kebutuhan dan tuntutan di instansi pelayanan publik,” ucapnya.
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Ketua Relawan TIK Provinsi Kaltim, Surya Fajar Saputra.
Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan soal empat jurus literasi digital, diantaranya digital skills, digital culture, digital ethics, dan digital safety.
“Jika menerima pesan berupa file .apk, maka jangan diklik. Itu sudah pasti penipuan. Adapun untuk file pdf adalah pastikan file selalu tertulis dengan huruf kecil yakni ‘pdf’,” pungkasnya. (Adv)